GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Herman Dzumafo? Eks Mesin Gol Persib ini Tetap Tajam di Usia 45 Tahun

Masih ingat Herman Dzumafo Epandi? Nama yang sempat menghiasi papan skor Liga Indonesia itu kembali mencuri perhatian publik. Eks pemain Persib itu kini,...
Selasa, 30 Desember 2025 - 22:05 WIB
Legenda Hidup Liga Indonesia, Herman Dzumafo Epandi
Sumber :
  • Instagram @borneofc.id - Instagram @pspsriau

tvOnenews.com - Masih ingat Herman Dzumafo Epandi? Nama yang sempat menghiasi papan skor Liga Indonesia itu kembali mencuri perhatian publik sepak bola Tanah Air.

Di saat sebagian besar striker seusianya sudah lama gantung sepatu, Dzumafo justru masih berdiri tegak di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada usia 45 tahun, penyerang naturalisasi asal Kamerun tersebut tetap produktif dan menjadi tumpuan Persiba Balikpapan.

Herman Dzumafo
Herman Dzumafo
Sumber :
  • instagram/hermandzumafo99

Tak banyak pemain yang mampu bertahan hingga kepala empat, apalagi tetap berperan sebagai mesin gol utama.

Namun Dzumafo selalu menjadi pengecualian. Usia boleh bertambah, tapi naluri mencetak golnya seolah tak pernah memudar.

Sepanjang Liga Nusantara 2024, Dzumafo mencatatkan sembilan gol dan tiga assist, berdasarkan data Transfermarkt.

Kontribusi itu bukan sekadar angka, melainkan kunci yang mengantarkan Persiba Balikpapan meraih tiket promosi ke Liga 2 musim depan.

Di lapangan, fisiknya mungkin tak lagi seprima masa muda. Namun kecerdikan membaca permainan, penempatan posisi, serta mental kompetitifnya tetap membuatnya berbahaya.

Kolase foto Herman Dzumafo
Kolase foto Herman Dzumafo
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube: Sport77 dan Instagram @hermandzumafo99

Dzumafo bukan hanya penyerang, melainkan juga mentor hidup bagi para pemain muda di sekitarnya.

Perjalanan panjang Dzumafo di Indonesia dimulai pada 2007 ketika ia hijrah dari Caïman Douala dan bergabung dengan PSPS Pekanbaru.

Namanya langsung melesat, terutama saat berduet dengan M. Isnaini di era Liga Super Indonesia 2009–2010 di bawah arahan Abdul Rahman Gurning.

Momen ikonik lainnya datang pada musim 2011–2012 saat ia bergabung dengan Arema Indonesia di tengah musim.

Gol-gol krusial Dzumafo kala itu menjadi penyelamat Singo Edan dari ancaman degradasi.

Kariernya kemudian berlanjut ke sejumlah klub besar. Ia sempat meraih sepatu emas bersama Makassar United, memperkuat Persib Bandung pada 2013, hingga hijrah ke Sriwijaya FC lewat pertukaran pemain dengan Hilton Moreira.

Total, selama 18 tahun berkarier di Indonesia, Dzumafo telah membela 14 klub berbeda.

Sejak menikah dengan Maria Magdalena pada 2009, Dzumafo semakin mantap menjadikan Indonesia sebagai rumah.

Proses panjang itu berujung pada status Warga Negara Indonesia pada 2017 saat ia membela Persela Lamongan.

Namun, ada satu ironi besar dalam kisahnya. Meski telah dinaturalisasi dan dikenal sebagai striker subur, Herman Dzumafo tak pernah sekalipun merasakan mengenakan jersey Timnas Indonesia.

Namanya sering masuk perbincangan, tapi kesempatan itu tak pernah benar-benar datang.

Meski demikian, Dzumafo tak pernah larut dalam penyesalan. Fokusnya selalu sama: memberi yang terbaik untuk klub yang ia bela. Soal pensiun, jawabannya pun konsisten dari tahun ke tahun—belum sekarang.

Selama fisik masih mampu dan gairah bertanding belum padam, Herman Dzumafo memilih terus bermain, mencetak gol, dan menginspirasi generasi baru sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, di usia 45 tahun, kontribusinya masih nyata. Produktivitasnya belum habis. Dan dengan dedikasi sepanjang hampir dua dekade, Herman Dzumafo layak disebut sebagai legenda hidup Liga Indonesia.

Meski tak pernah membela Merah-Putih di level internasional, warisan dan jejaknya di sepak bola nasional tetap tak tergantikan. (asl)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
background

Pekan ke-33

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT