News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persib dan Persebaya Curi Perhatian Bintang Eropa, Juara Liga Slovenia Ini Akui Tertarik Bela Maung Bandung atau Bajul Ijo

Daya tarik kaste tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1, tampaknya semakin memikat hati para pemain asing yang berkarier di Eropa, terbaru ada Antonio Tuta.
Rabu, 31 Desember 2025 - 17:17 WIB
Kiper Kroasia, Antonio Tuta yang Tertarik Gabung Persebaya dan Persib
Sumber :
  • facebook.com/FKRITERIAI

Jakarta, tvOnenews.com - Daya tarik kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, Liga 1, tampaknya semakin memikat hati para pemain asing yang berkarier di Eropa. Terbaru, penjaga gawang berpengalaman Antonio Tuta secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk merumput di Tanah Air dalam waktu dekat.

Kiper dengan rekam jejak mentereng sebagai juara kompetisi Eropa tersebut mengaku terkesima dengan fanatisme suporter di Indonesia. Dalam wawancara eksklusif bersama tvOnenews.com, Tuta secara spesifik menyebut dua klub raksasa dengan basis massa terbesar, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, sebagai destinasi impiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tentu saja, saya siap membawa kepemimpinan ke Asia dan sejujurnya saya berpikir liga-liga tersebut akan sangat cocok dengan mentalitas saya. Saya mencintai para penggemar dan atmosfer seperti itu, karena hal tersebut membawa saya ke level yang lebih tinggi,” ungkap Antonio Tuta dengan penuh antusias.

Bagi penjaga gawang berpostur jangkung ini, bermain di hadapan ribuan suporter bukan sekadar pekerjaan, melainkan mimpi yang selalu didambakan setiap pesepak bola profesional. Ia menilai sepak bola Indonesia memiliki pesona magis tersendiri yang jarang ditemui di liga lain, terutama dari atmosfer stadion yang bergemuruh dan dukungan tanpa henti dari tribun.

“Seperti yang saya katakan, saya suka bermain di depan banyak penggemar. Itu adalah sesuatu yang diimpikan dan dicintai setiap pesepak bola, dan sepak bola Indonesia memberikan pesona yang benar-benar bisa Anda rasakan,” tambahnya.

Tuta juga menyadari bahwa Liga 1 bukanlah kompetisi yang mudah ditaklukkan. Menurutnya, sepak bola Indonesia sangat dekat dengan publik dan menuntut kesiapan fisik serta mental tinggi bagi setiap pemain yang terlibat di dalamnya.

Menariknya, Tuta mengakui bahwa dirinya telah menjalin komunikasi awal dengan beberapa agen maupun perwakilan klub Liga 1. Namun, ia menegaskan memiliki kriteria khusus dalam menentukan pelabuhan karier berikutnya, dengan lebih mengutamakan sejarah serta “jiwa” klub ketimbang sekadar posisi di klasemen.

Kiper Asal Kroasia, Antonio Tuta
Kiper Asal Kroasia, Antonio Tuta
Sumber :
  • facebook.com/FKRITERIAI

“Saya sempat berkomunikasi dengan beberapa klub Liga 1. Namun jika harus memilih, saya tidak melihat papan klasemen, melainkan sejarah klub dan apakah klub tersebut memiliki jiwa, yang tentu saja tercermin dari para penggemarnya, seperti Persebaya dan Persib,” tegas kiper kelahiran Zadar tersebut.

Pernyataan Tuta pun menjadi angin segar bagi kedua klub besar tersebut, terutama Persib Bandung yang belakangan dikabarkan tengah mencari sosok tangguh di bawah mistar gawang. Maung Bandung sebelumnya sempat dirumorkan mendekati kiper naturalisasi Maarten Paes, namun proses tersebut tidak pernah berujung kesepakatan.

Kebutuhan Persib terhadap kiper asing berkualitas juga semakin terasa setelah performa rekrutan anyar mereka, Adam Przybek, dinilai belum memenuhi ekspektasi Bobotoh. Kiper asing tersebut lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan musim ini dibandingkan tampil sebagai pilihan utama.

Sementara itu, peluang Tuta untuk berlabuh ke Surabaya juga terbilang realistis. Persebaya Surabaya diketahui masih memiliki satu slot pemain asing yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pertahanan yang kerap menjadi sorotan.

Dari sisi rekam jejak, Antonio Tuta bukanlah nama sembarangan. Ia pernah membawa Rogaska menjuarai Liga 2 Slovenia dan kemudian mengangkat trofi Piala Slovenia pada musim berikutnya.

"Saya menjuarai Liga Slovenia Divisi Dua bersama klub Rogaska (22/23), dan kemudian berhasil memenangkan Piala Slovenia pada musim berikutnya," jelas pemain berusia 30 tahun itu.

Saat ini, Tuta tercatat memperkuat Riteriai di kasta tertinggi Liga Lithuania dan menjadi sosok kunci di dalam tim. Sepanjang musim kompetisi 2025, ia tampil solid dengan mencatatkan 19 penampilan resmi dan enam clean sheet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontribusinya juga sangat vital dalam membantu Riteriai, yang berstatus sebagai tim promosi, bertahan di level tertinggi Liga Lithuania. Dengan mental juara serta pengalaman panjang di Eropa, kehadiran Antonio Tuta berpotensi menjadi komoditas panas di bursa transfer Liga 1 mendatang.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Kabar mengenai calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 rupanya tak hanya menjadi konsumsi publik tanah air, tetapi juga mendapat sorotan tajam -
Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk pemeberhentian impor gula rafinasi usai dinilai mengancam industri gula lokal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT