Masih Ingat Kenji Adachihara? Mesin Gol Asal Jepang yang Pernah Menggila di Persib Bandung
- Instagram/@kenji_adachi_hara
tvOnenews.com - Nama Kenji Adachihara pernah menjadi bagian dari cerita panjang striker asing yang menorehkan jejak kuat di sepak bola Indonesia.
Penyerang asal Jepang itu nyaris menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Tanah Air, terutama saat memperkuat Persib Bandung.
Duet Kenji Adachihara dengan Sergio Van Dijk di lini depan Persib pada era Liga Indonesia 2011/2012 sempat menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Kombinasi keduanya dikenal tajam, cepat, dan efektif dalam membongkar pertahanan.
Salah satu bukti ketajaman Kenji terlihat saat Persib mengikuti turnamen pramusim Inter Island Cup 2012.
Pada ajang tersebut, Kenji berhasil keluar sebagai top skor tim, menjadikannya salah satu pemain asing yang paling diperhitungkan kala itu.
Kenji Adachihara lahir di Sagamihara, Prefektur Kanagawa, Jepang, pada 8 November 1984.
Perjalanan sepak bolanya dimulai sejak masa SMA Narashino, sebelum bakatnya semakin terasah ketika bergabung dengan Ryutsu Keizai University pada periode 2001–2006.
Karier profesionalnya baru dimulai pada 2006 setelah direkrut Viancone Fukushima.
Di klub tersebut, Kenji langsung menunjukkan naluri golnya dengan torehan impresif 25 gol dari 20 pertandingan dalam satu musim.
Performanya berlanjut bersama Japan Soccer College setahun kemudian.
Hasrat mencari tantangan baru membawa Kenji ke Liga Singapura.
Ia bergabung dengan Albirex Niigata, klub afiliasi Jepang, dan kembali tampil konsisten.
Penampilannya menarik perhatian Bontang FC yang sedang mencari tandem ideal bagi Aldo Barreto pada 2009.
Bersama Bontang FC, Kenji mencetak 32 gol dari 56 penampilan selama dua musim.
Catatan tersebut membuatnya hijrah ke Persiba Balikpapan, di mana ia kembali tampil produktif dengan 15 gol dari 32 laga.
Puncak Karier Bersama Persib Bandung
- VIVA
Panggung terbesar Kenji Adachihara di Indonesia datang saat ia berseragam Persib Bandung.
Ia diduetkan dengan Sergio Van Dijk dan menjadi andalan di lini serang Maung Bandung.
Meski sempat tampil gemilang di turnamen pramusim, performanya di kompetisi liga tak sepenuhnya konsisten.
Kenji hanya mencatatkan 12 gol di liga, yang kemudian membuat Persib melepasnya ke Persita Tangerang.
Kendati demikian, Persib tetap menjadi klub yang paling membekas dalam perjalanan kariernya di Indonesia.
“Masih ingat di Persib Bandung saya cetak lebih dari 10 gol. Senang rasanya main di Indonesia, selama empat sampai lima tahun di negara ini,“ ujarnya.
Setelah meninggalkan Persib, Kenji melanjutkan karier bersama Persita Tangerang dan PSS Sleman.
Klub asal Sleman tersebut menjadi pelabuhan terakhirnya sebelum memutuskan gantung sepatu pada 2016, saat usianya baru menginjak 32 tahun.
Kabar Kenji Adachihara Sekarang
Meski pensiun relatif muda, Kenji Adachihara tidak benar-benar meninggalkan sepak bola.
Ia memilih tetap menetap di Indonesia dan melanjutkan kiprahnya di dunia yang membesarkan namanya.
Seusai era Kenji, gelombang pemain Jepang lain mulai meramaikan Liga 1, seperti Shohei Matsunaga hingga Taisei Marukawa.
Namun, Kenji punya jalur berbeda setelah pensiun.
Mengutip dari kanal YouTube Hiroaki Kato, Kenji kini aktif sebagai pelatih sepak bola usia dini.
Ia membina anak-anak berusia 3 hingga 12 tahun, berbagi pengalaman dan kecintaannya terhadap sepak bola.
“Sekarang, saya sebagai pelatih usia dini dari usia 3 sampai 12 tahun. Senang rasanya masih bekerja di sepak bola,” kata Kenji dikutip dari YouTube Hiroaki Kato.
Dari striker asing yang disegani hingga pelatih usia dini di Indonesia, perjalanan Kenji Adachihara menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia masih meninggalkan kesan mendalam baginya.
(amr/tsy)
Load more