Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pelatih Serie A Kritik Kondisi Lapangan JIS Usai Persija Imbang 1-1 Lawan Dewa United: Tak Standar untuk Sepak Bola

Pelatih Persija, Mauricio Souza, lontarkan kritik terhadap lapangan JIS. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United.
Senin, 16 Maret 2026 - 07:09 WIB
Pelatih Persija, Mauricio Souza
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, kembali melontarkan kritik terhadap kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS). Hal itu ia ungkapkan setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa United.

Souza menilai hasil imbang yang kembali diraih timnya di JIS tidak lepas dari persoalan kualitas rumput lapangan. Dalam laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 tersebut, Persija dan Dewa United akhirnya harus berbagi angka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kondisi permukaan lapangan sangat memengaruhi kualitas permainan kedua tim sepanjang pertandingan. Ia menilai faktor tersebut membuat Persija maupun Dewa United kesulitan menampilkan permainan teknis yang biasanya menjadi ciri khas masing-masing tim.

“Menurut saya, pertandingan ini secara teknis sangat buruk," ujar Souza dalam konferensi pers usai laga, Minggu (15/3/2026).

"Jika dianalisis, hampir tidak ada peluang gol yang benar-benar jelas dari kedua tim,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persija sebenarnya mampu membuka keunggulan lebih dulu. Gol bagi Macan Kemayoran dicetak oleh Maxwell pada menit-menit akhir babak pertama.

Keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga laga berakhir. Dewa United berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Alexis Messidoro pada awal babak kedua.

Persija Jakarta Vs Dewa United, Minggu (15/3/2026)
Persija Jakarta Vs Dewa United, Minggu (15/3/2026)
Sumber :
  • Website resmi www.ILeague.id

Souza menilai kondisi rumput lapangan yang tidak ideal membuat timnya kesulitan menjalankan strategi permainan. Padahal, ia mengakui timnya dikenal mengandalkan pola umpan pendek dengan tempo permainan cepat.

“Lapangan tidak memiliki kondisi minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola dan tontonan yang baik,” kata eks pelatih Serie A Brasil tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kualitas lapangan tersebut berdampak langsung pada proses pembangunan serangan timnya. Para pemain Persija yang memiliki kemampuan teknis tinggi tidak dapat mengeksekusi permainan seperti yang telah direncanakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Souza juga menyoroti catatan hasil Persija ketika bermain di Jakarta International Stadium musim ini. Ia menilai timnya justru kehilangan sejumlah poin penting saat tampil di kandang sendiri.

Hal tersebut, menurutnya, menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki oleh tim. Apalagi Persija tengah berusaha menjaga persaingan di papan atas klasemen BRI Super League.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT