News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tatap Liga 4 Nasional sebagai Juara Jawa Barat, Pelatih Persikotas Waspadai Tim yang Dibela Para Pemain Alumni Liga 1

Pelatih Persikotas, Ronny Remon, angkat bicara terkait persiapan jelang Liga 4 Nasional. Ia mengaku bakal mewaspadai sejumlah tim yang dibela alumni Liga 1.
Minggu, 4 Januari 2026 - 09:53 WIB
Pelatih Persikotas di Liga 4 Indonesia, Ronny Remon
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persikotas Kota Tasikmalaya, Ronny Remon, angkat bicara terkait persiapan skuadnya jelang Liga 4 Nasional. Ia mengaku bakal mewaspadai sejumlah tim yang dibela para pemain alumni Liga 1.

Persikotas dijadwalkan akan tampil di Liga 4 Nasional dengan status sebagai juara Seri 1 Jawa Barat. Kepastian ini diraih usai berhasil menggasak Persika 1951 di partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liga 4 Nasional 2026 sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada April hingga Mei mendatang. Rentang waktu tersebut membuat fase persiapan menjadi sangat menentukan, terutama bagi tim-tim yang mengincar promosi ke level lebih tinggi.

Nantinya, tim-tim terbaik dari masing-masing wilayah di seluruh Indonesia akan diadu ke dalam beberapa grup di seri nasional. Mereka akan saling sikut untuk memperebutkan tiket lolos ke Liga 3.

Jelang persiapannya, Ronny Remon selaku pelatih Persikotas meminta anak asuhnya untuk tidak berpuas diri. Hal itu dikarenakan perjalanan yang ditempuh Laskar Wiradadaha masih sangat panjang.

Ia pun mengaku mewaspadai sejumlah tim yang telah lolos ke Liga 4 Nasional. Termasuk lawan-lawan yang tercatat dibela sejumlah pemain yang merupakan alumni Liga 1 atau kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Ronny Remon mengaku banyaknya pemain alumni Liga 1 tersebut tak terlepas dari ketatnya persaingan dalam skuad. Ia menilai para pemain itu kalah bersaing untuk menjadi pilihan utama, khususnya dengan kehadiran legiun asing.

"Kalau saya lihat mungkin hampir semua tim, karena saya lihat pemain-pemain yang tidak laku di Liga 1 itu lari ke Liga 4 ini, ingin lolos nasional mereka.
Karena kan persaingan di Liga 1 itu pemain asing," ujar Ronny Remon kepada tvOnenews.com.

"Terus yang kita antisipasi tim Liga 4 yang ingin promosi, yang punya target. Mereka beli pemain yang mahal, itu yang kita antisipasi," tambahnya.

Selain itu, ia turut mewaspadai para perwakilan Jawa Barat yang juga lolos ke seri nasional. Total ada enam tim lain yang juga bakal tampil bersama Persikotas.

"Kalau tim Jawa Barat yang enam kemarin, kita sudah hafal semua. Kalau misalnya kita ada satu grup, ya kita sudah tahu," kata Ronny Remon.

"Kita akan ketemu misalnya Garut, kita akan ketemu Kuningan, kekuatannya sudah kita baca. Tapi yang kita khawatirkan, yang kita waspadai, tim yang di luar Jawa Barat. Tim Sumatra dan Jawa Timur yang kita antisipasi, karena Jawa Timur itu kebanyakan pemain Liga 1 dan Liga 2, ada juga yang bermain di Liga 4," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persikotas direncanakan akan mulai berkumpul pada 1 Februari 2026. Ia menyebut seluruh pemain bakal menjalani training camp sebelum tampil di kompetisi nasional.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT