Fatal! PSSI Jatim Resmi Larang Pemain PS Putra Jaya Pasuruan Aktif di Sepak Bola Seumur Hidup Usai Aksi Tendangan Kungfu
- ist
Makin menegaskan bahwa keputusan ini bukan semata-mata untuk menghukum individu. Lebih dari itu, Komdis ingin memberikan pesan tegas kepada seluruh pemain dan klub peserta kompetisi.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi efek jera sekaligus pembelajaran bersama. Setiap pemain diminta untuk menjaga emosi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas saat bertanding.
“Komdis berharap keputusan ini menjadi pelajaran bagi seluruh insan sepak bola Jawa Timur untuk menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan pemain,” ucapnya.
Komdis PSSI Jawa Timur juga membuka peluang bagi pihak terkait untuk mengajukan banding. Proses banding dapat dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam Kode Disiplin PSSI.
Meski demikian, Makin berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Ia menilai tindakan kekerasan hanya akan merusak citra dan esensi permainan sepak bola.
“Hukuman itu juga kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama. Ini sepak bola, bukan bela diri,” pungkasnya. (igp/fan)
Load more