News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fatal! PSSI Jatim Resmi Larang Pemain PS Putra Jaya Pasuruan Aktif di Sepak Bola Seumur Hidup Usai Aksi Tendangan Kungfu

Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur resmi menjatuhkan hukuman terberat dalam dunia sepak bola daerah.
Selasa, 6 Januari 2026 - 17:13 WIB
Tendangan Kungfu Pemain PS Putra Jaya Pasuruan
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur resmi menjatuhkan hukuman terberat dalam dunia sepak bola daerah. Sanksi tersebut diberikan kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, Muh. Hilmi Gimnastiar, atas insiden kekerasan yang terjadi di ajang Liga 4 Jawa Timur.

Keputusan ini sekaligus menjadi sorotan tajam publik sepak bola nasional. Pasalnya, hukuman yang dijatuhkan bukan sanksi biasa, melainkan larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat, menyampaikan bahwa sanksi tersebut diambil setelah proses pemeriksaan menyeluruh. Komdis menilai tindakan yang dilakukan Hilmi telah melampaui batas sportivitas dan masuk kategori pelanggaran serius.

Menurut Makin, tindakan kekerasan di lapangan hijau tidak bisa ditoleransi dalam kondisi apa pun. Sepak bola harus dijalankan dengan prinsip fair play serta menjunjung tinggi keselamatan pemain.

“Perbuatan menendang pemain lawan yang mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat, sehingga Komdis menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup,” kata Makin, dikutip dari Antara, Selasa (6/1/2026).

Insiden tersebut terjadi dalam laga babak 32 besar Grup CC Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026. Pertandingan itu mempertemukan Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung.

Laga panas tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (5/1). Dalam pertandingan itu, tensi tinggi berujung pada aksi yang mencoreng nilai sportivitas kompetisi.

Komdis PSSI Jawa Timur menyatakan bahwa Muh. Hilmi Gimnastiar terbukti melanggar aturan disiplin. Pelanggaran tersebut tercantum dalam Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI.

Hilmi dinilai dengan sengaja melakukan tindakan berbahaya terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha Ardhiansyah. Akibat tendangan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian dada.

Tak hanya hukuman larangan beraktivitas seumur hidup, Komdis juga menjatuhkan sanksi finansial. Pemain Putra Jaya Pasuruan itu dikenai denda sebesar Rp2,5 juta.

Sanksi denda tersebut dijatuhkan berdasarkan ketentuan Pasal 78 Kode Disiplin PSSI. Komdis menilai hukuman tambahan ini penting untuk mempertegas keseriusan pelanggaran yang dilakukan.

Makin menegaskan bahwa keputusan ini bukan semata-mata untuk menghukum individu. Lebih dari itu, Komdis ingin memberikan pesan tegas kepada seluruh pemain dan klub peserta kompetisi.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi efek jera sekaligus pembelajaran bersama. Setiap pemain diminta untuk menjaga emosi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas saat bertanding.

“Komdis berharap keputusan ini menjadi pelajaran bagi seluruh insan sepak bola Jawa Timur untuk menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan pemain,” ucapnya.

Komdis PSSI Jawa Timur juga membuka peluang bagi pihak terkait untuk mengajukan banding. Proses banding dapat dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam Kode Disiplin PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Makin berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Ia menilai tindakan kekerasan hanya akan merusak citra dan esensi permainan sepak bola.

“Hukuman itu juga kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama. Ini sepak bola, bukan bela diri,” pungkasnya. (igp/fan)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trump Batalkan Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela, Sebut Kerja Sama AS–Caracas Berjalan Baik

Trump Batalkan Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela, Sebut Kerja Sama AS–Caracas Berjalan Baik

Donald Trump batalkan serangan kedua ke Venezuela usai kerja sama politik dan energi meningkat. AS soroti pembebasan tahanan dan investasi minyak.
Drama VAR Berlanjut, Everton Gagal Batalkan Hukuman Michael Keane

Drama VAR Berlanjut, Everton Gagal Batalkan Hukuman Michael Keane

Everton harus menerima keputusan pahit setelah banding yang mereka ajukan terkait kartu merah Michael Keane resmi ditolak oleh panel Football Association (FA)
Denada Dituding Telantarkan Anak Selama 24 Tahun, Riwayat Pernikahannya Disorot

Denada Dituding Telantarkan Anak Selama 24 Tahun, Riwayat Pernikahannya Disorot

Denada digugat oleh seorang pemuda yang mengaku sebagai anak kandungnya. Publik pun menyoroti kembali perjalanan rumah tangga dan kehidupan pribadinya.
Rumah Eks Menag Yaqut Dijaga Ketat Usai Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rumah Eks Menag Yaqut Dijaga Ketat Usai Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Kediaman mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang berlokasi di kawasan Condet, Jakarta Timur, kini berada dalam pengawasan ketat aparat keamanan. 
Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Hajar Yolla Yuliana CS, Bandung BJB Tandamata Geser Juara Bertahan

Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Hajar Yolla Yuliana CS, Bandung BJB Tandamata Geser Juara Bertahan

Klasemen Proliga 2026 sektor putri setelah pertandingan penutup di hari kedua antara Bandung BJB Tandamata vs Jakarta Livin Mandiri.
OJK Diminta Bertindak Tegas! Pengamat Buka Suara soal Dugaan Kelalaian Platform Kripto

OJK Diminta Bertindak Tegas! Pengamat Buka Suara soal Dugaan Kelalaian Platform Kripto

Pengamat kripto Christopher Tahir menegaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi kepada pelaku usaha aset kripto apabila terbukti lalai dalam menjaga keamanan dana nasabah.
background

Pekan ke-17

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 10 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, lengkap dengan nasihat finansial dan peluang rezeki.
Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

Gebrakan Baru AC Milan, Siap Bawa Pulang Si Anak Hilang Italia Marco Verratti pada Januari Ini

AC Milan jadi sorotan di bursa transfer musim dingin setelah dikaitkan dengan Marco Verratti. Gelandang Italia itu disebut telah menerima tawaran Rossoneri.
Sejumlah Akademisi sebut PT TBS Bukan Biang Kerok Banjir dan Longsor di Tapanuli

Sejumlah Akademisi sebut PT TBS Bukan Biang Kerok Banjir dan Longsor di Tapanuli

Ihwal isu banjir bandang dan longsor di DAS Aek Garoga–Tapanuli terus menyedot sorotan publik. Kemudian di tengah derasnya opini dan trial by media
Hasil Proliga 2026, Putri: Terlambat Panas! Megawati Hangestri Cs Sukses Comeback Taklukan Jakarta Electric PLN

Hasil Proliga 2026, Putri: Terlambat Panas! Megawati Hangestri Cs Sukses Comeback Taklukan Jakarta Electric PLN

Hasil Proliga 2026 di sektor putri yang mempertemukan juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro dengan Jakarta Electric PLN.
IPW Soroti Kriminalisasi terhadap Putriana Hamda Dakka oleh Penyidik Polda Sulsel

IPW Soroti Kriminalisasi terhadap Putriana Hamda Dakka oleh Penyidik Polda Sulsel

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, S.H. menyoroti dugaan kriminalisasi terhadap Putriana Hamda Dakka, mantan calon anggota DPR RI dari Partai Nasdem, oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan.
Ramalan Keuangan Zodiak Sabtu, 10 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Sabtu, 10 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan keuangan zodiak 10 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, berisi peluang rezeki dan nasihat finansial.
Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Diduga Telantar 24 tahun, Penyanyi Denada Digugat Anak Biologisnya ke PN Banyuwangi

Ressa baru mengetahui status hubungan darah tersebut setelah beranjak dewasa. Menurutnya, ketika dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi dirinya masih bayi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT