News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insiden 'Gaprak' Bola Rafael Struick kepada Ilija Spasojevic Disorot Media Belanda: Tidak Cetak Gol, Dapat Kartu Merah Pula

Aksi konyol dan tidak sportif Rafael Struick yang menendang bola ke arah Ilija Spasojevic hingga mendapat hukuman kartu merah mendapat sorotan media Belanda.
Rabu, 7 Januari 2026 - 14:07 WIB
Rafael Struick tendang bola ke arah Ilija Spasojevic
Sumber :
  • X @VidioSports

tvOnenews.com - Striker Timnas Indonesia Rafael Struick mendadak dapat sorotan dari media negara asalnya Belanda ketika bermain untuk Dewa United.

Bukan karena performa gemilang, melainkan media Belanda tersebut menyoroti bagaimana aksi kurang sportif Rafael Struick di laga Super di League, Senin kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rafael Struick yang bermain untuk Dewa United melawat ke markas Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (6/1) dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Super League.

Dalam laga itu, tuan rumah Bhayangkara FC menang tipis 1-0 atas Dewa United lewat gol tunggal Fareed Sadat pada menit ke-43, meski di awal babak kedua hanya bermain dengan 10 pemain.

Kendati demikian, ada satu momen yang bikin geleng-geleng kepala ketika laga sedang berlangsung. Hal itu adalah sikap tidak sportif dari striker Dewa United, Rafael Struick.

Peristiwa ini terjadi pada tambahan waktu babak kedua. Saat itu, Egy Maulana Vikri (Dewa United) dan Ilija Spasojevic (Bhayangkara FC) tengah berebut bola.

Wasit lalu menghentikan laga setelah Egy Maulana Vikri dianggap melanggar Ilija Spasojevic. Namun tak disangka, Rafael Struick bertindak konyol.

Rafael Struick tendang bola ke arah Ilija Spasojevic
Rafael Struick tendang bola ke arah Ilija Spasojevic
Sumber :
  • X @VidioSports

Ia tiba-tiba mengambil bola yang tengah bergulir lalu menendangnya ke arah Spaso yang sedang tersungkur buntut duelnya dengan Egy Maulana Vikri.

Sontak, keributan pun pecah antara pemain dan ofisial dari kedua tim. Rafael Struick lalu diusir keluar lapangan oleh wasit setelah mendapat hukuman kartu merah.

Selepas laga, Rafael Struick mengirimkan permintaan maaf kepada Ilija Spasojevic melalui pesan singkat di media sosial Instagram-nya.

“Saudaraku, hari ini sama sekali bukan urusan pribadi. Saya bertindak karena emosi dan itu tidak benar. Maaf dan semoga sukses di musim ini,” tulis Struick lewat direct message (DM) Instagram, Selasa (6/1/2026). 

Ilija Spasojevic dengan kelapangan hati lalu memaafkan Rafael Struick. Percayakan ini dibagikan oleh Spaso di Instagram-nya hingga menimbulkan beragam reaksi. 

“Tidak masalah, adik. Kesalahan adalah bagian dari permainan, kita belajar darinya dan melangkah maju. Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia,“ jawab Spaso.

Sementara itu, aksi yang mencoreng sportivitas dari Rafael Struick ternyata menyebar hingga ke negara asal sang pemain yakni Belanda.

Media setempat Haaglanden Voetbal dalam rilis artikelnya, Selasa (6/1/2026) menyindir Rafael Struick yang justru mendapat kartu merah lebih dahulu daripada cetak gol.

“Kartu merah, Rafael Struick tidak mencetak gol,“ tulis judul media Belanda, Haaglanden Voetbal.

“Mantan pemain muda ADO Den Haag, Rafael Struick, sedang mengalami masa sulit di Indonesia,“ jelasnya.

“Senin lalu, sang striker menerima kartu merah langsung karena perilaku berlebihan selama pertandingan Liga Super Indonesia melawan timnya, Dewa United,“ ungkap isi artikel itu.

Lebih lanjut, media Belanda menduga bahwa aksi Rafael Struick itu terjadi gegara sang pemain frustasi sulit cetak gol hingga paruh musim BRI Super League.

“Pada menit ketujuh waktu tambahan babak kedua, Struick, mungkin karena frustrasi, menendang bola ke arah Ilija Spasojevic, seorang penyerang dari tim lawan Bhayangkara FC, yang terjatuh setelah berduel dengan pemain Dewa Unied lainnya, Egy Vikri,“ rilis Haaglanden Voetbal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tim Struick kalah 1-0, dan Struick kembali gagal mencetak gol, yang berarti ia belum memenuhi ekspektasi sejauh ini,“ pungkasnya.

(han)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.
Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main padel tak hanya seru, tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Simak tips agar bakar kalori lebih efektif tanpa terasa berat.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Euforia pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta menyisakan kisah pilu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT