News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nostalgia El Clasico Indonesia: Lorenzo Cabanas Ceritakan Suasana 'Gila' Jelang Laga Persib vs Persija

Nostalgia El Clasico Indonesia dari sudut pandang Lorenzo Cabanas. Cerita fanatisme suporter Persija dan Persib yang bikin merinding.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:27 WIB
Eks Persija Jakarta dan Persib Bandung Lorenzo Cabanas
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Bagi pendukung setia Macan Kemayoran maupun Maung Bandung, nama Lorenzo Guzman Cabanas Ayala tentu bukan hal yang asing.

Gelandang asal Paraguay ini meninggalkan jejak tak terlupakan di sepak bola Indonesia pada era pertengahan 2000-an, baik di level klub maupun dalam ingatan para fanatik suporter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lorenzo Cabanas, yang lahir 10 Agustus 1979 di Ciudad del Este, Paraguay, datang ke Indonesia pada 2005 dan menjadi bagian penting dari perjalanan sepak bola lokal.

Dia memulai kiprahnya bersama Persija Jakarta pada musim 2005–2006 sebelum merantau ke Persiba Balikpapan dan akhirnya menemukan tempat istimewa di hati Bobotoh bersama Persib Bandung.

Eks Persija Jakarta dan Persib Bandung Lorenzo Cabanas
Eks Persija Jakarta dan Persib Bandung Lorenzo Cabanas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Dalam sebuah wawancara dengan situs berita Cronica, Cabanas mengenang salah satu momen yang paling menggetarkan dalam kariernya di Tanah Air: laga klasik antara Persija dan Persib.

“Sebuah pertandingan klasik (Persija–Persib). Dan orang-orang yang sangat fanatik dan menjadi gila ketika mereka pergi untuk menonton laga klasik,” ujar Lorenzo Cabanas.

Menurut pengakuannya, suasana bisa sangat intens, bahkan berlebihan, sampai-sampai dirinya dan rekan satu tim dijemput dari hotel dengan mobil “barracuda” dan pernah melihat insiden bus menghancurkan beberapa blok stadion.

“Itu gila… sebelum pertandingan dimulai mereka sudah berkumpul sekitar 60.000 orang,” tambahnya mengilustrasikan sensasi luar biasa dari pertandingan itu.

Selain memori laga klasik itu, kontribusi Cabanas di lapangan turut mengokohkan namanya sebagai sosok yang dicintai.

Di Persib Bandung, ia tampil sebanyak 60 kali dan mencetak 12 gol, termasuk banyak gol dari tendangan bebas serta assist matang yang memperkuat lini tengah tim.

Permainan kreatif dan visi taktisnya membuatnya menjadi salah satu playmaker asing terbaik di kompetisi Indonesia saat itu dan digemari oleh bobotoh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uniknya, meskipun ia juga pernah memperkuat sang rival, Persija, Cabanas tetap berhasil mencuri hati dua basis suporter besar di Indonesia, sebuah prestasi yang langka bagi pemain asing di negeri ini.

Setelah masa bermainnya di Indonesia berakhir pada 2009, Cabanas memutuskan pulang ke Paraguay dan mengakhiri karier profesionalnya pada 2010.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT