Hujan Kartu Merah! PSIM Yogyakarta Permalukan Madura United di Kandang Sendiri
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - PSIM Yogyakarta sukses meraih kemenangan meyakinkan usai menaklukkan Madura United FC dengan skor telak 3-0 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026).
Tiga gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Fahreza Sudin yang memborong dua gol pada menit ke-56 dan 63, serta satu gol tambahan dari Franco Ramos Mingo pada menit ke-58.
Sejak babak pertama dimulai, Madura United tampil agresif dengan mengandalkan pola permainan menyerang. Klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.
Petaka bagi Madura United terjadi menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Nurdiansyah melakukan pelanggaran keras dengan menginjak kaki pemain PSIM, Ezequiel Vidal. Setelah meninjau insiden melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit tanpa ragu mengganjar kartu merah, membuat Madura harus bermain dengan 10 orang.
Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta tampil jauh lebih dominan dan agresif. Tekanan intens yang dilancarkan tim berjuluk Laskar Mataram itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-56 lewat gol Fahreza Sudin.
Dua menit berselang, PSIM kembali menambah keunggulan melalui sontekan Franco Ramos Mingo. Lima menit kemudian, Fahreza Sudin kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan keunggulan PSIM menjadi 3-0.
Tertinggal tiga gol, Madura United berupaya bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, kondisi bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap membuat usaha tuan rumah selalu kandas di lini pertahanan PSIM.
Situasi kembali memanas pada menit ke-73 ketika Franco Ramos Mingo melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Madura United. Wasit kembali mengeluarkan kartu merah, sehingga kedua tim harus bermain dengan 10 pemain.
Meski jumlah pemain sudah seimbang, Madura United tetap kesulitan mengejar ketertinggalan. Bahkan, pada menit ke-90+2, wasit kembali mengeluarkan kartu merah untuk penjaga gawang Madura United, Miswar Saputra, setelah melakukan pelanggaran serius.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah dan PSIM Yogyakarta memastikan kemenangan 3-0 atas tuan rumah.
Pelatih Madura United FC, Carlos Parreira, mengakui timnya sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang, namun gagal memaksimalkannya.
“Pada permainan tadi, sebenarnya Madura banyak menciptakan peluang, akan tetapi tidak bisa dikonversi menjadi gol,” ujar Carlos Parreira seusai pertandingan.
Ia menambahkan, kartu merah yang diterima para pemainnya turut memengaruhi jalannya pertandingan.
“Kita perlu melakukan evaluasi serius terkait keadaan ini, karena meski peluang banyak tercipta, akan tetapi belum bisa dikonversi menjadi gol. Ini tentu tantangan yang perlu diperbaiki,” katanya.
Kekalahan ini membuat Madura United FC kini berada di peringkat ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan raihan 17 poin dari empat kemenangan, delapan kekalahan, dan lima hasil imbang.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta naik ke peringkat keenam klasemen dengan koleksi 30 poin, hasil dari delapan kemenangan, tiga kekalahan, dan enam kali imbang.(ant/lgn)
Load more