Kartu Merah Keenam Persija Jakarta Musim Ini, Mauricio Souza Soroti Sikap Bruno Tubarao di El Clasico Indonesia
- Instagram/Bruno Tubarao
Bandung, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza angkat bicara usai timnya takluk 0 -1 dari Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, Minggu itu diwarnai momen krusial berupa kartu merah untuk Bruno Tubarao.
Dalam pandangan Mauricio, insiden yang melibatkan Tubarao memang tidak bisa dibenarkan. Ia menilai sikap sang pemain dalam kejadian tersebut sudah melampaui batas kewajaran di lapangan.
Bruno Tubarao harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapat kartu merah pada menit ke-53. Keputusan itu diambil wasit setelah pemain asal Brasil tersebut menginjak kaki Beckham Putra yang tengah tergeletak di atas rumput hijau.
Insiden itu bermula dari pelanggaran awal Tubarao terhadap Beckham yang mengenakan nomor punggung 7. Situasi kemudian memanas karena Tubarao kembali melakukan aksi yang dianggap tidak sportif terhadap lawannya.
“Tadi attitude dari Tubarao, itu attitude tidak dewasa. Dan dia pantas itu dikartu merah,” kata Mauricio pada jumpa pers setelah pertandingan di GBLA, Minggu (11/1/2026).
Kartu merah yang diterima Tubarao menambah daftar panjang hukuman disiplin yang diterima Persija sepanjang musim ini. Secara keseluruhan, Macan Kemayoran sudah mengoleksi enam kartu merah di musim ini.
Sebelumnya, dua kartu merah diterima saat menghadapi Semen Padang. Sementara satu kartu merah lainnya masing-masing muncul dalam duel melawan Arema FC, Malut United, dan Persis Solo.
Situasi ini membuat banyak pihak bertanya-tanya apakah gaya bermain Persija terlalu keras. Namun Mauricio dengan tegas menepis anggapan tersebut dan menyebut keputusan wasit tidak selalu konsisten.
Ia mencontohkan pertandingan melawan Persib yang juga diwarnai banyak pelanggaran keras dari kubu tuan rumah. Namun menurutnya, tidak semua pelanggaran itu berujung pada sanksi kartu dari pengadil lapangan.
“Tidak ada kartu kuning untuk pemain Bandung. Saya bicara lagi, itu kartu merah tidak salah. Benar. Tapi harus kita jaga siapa yang mau main bola di lapangan,” kata pelatih asal Brasil tersebut.
Lebih jauh, Mauricio menggambarkan jalannya pertandingan berlangsung dalam atmosfer yang sangat panas. Banyaknya pelanggaran membuat alur permainan kerap terputus dan sulit berkembang.
Kondisi itu membuat sang pelatih merasa pertandingan berjalan tidak ideal. Ia bahkan menilai esensi sepak bola sebagai permainan teknik dan taktik hampir tidak terlihat di laga tersebut.
“Menurut saya hari ini pertandingan adalah sebuah game yang sangat tidak bagus. Baik teknik maupun taktik. Siapa yang suka sepak bola dan datang ke sini untuk melihat main bola, hampir tidak melihat sepak bola,” tutup dia.
Kekalahan di Bandung ini membuat Persija harus puas mengakhiri putaran pertama di peringkat ketiga klasemen. Tim ibu kota mengoleksi 35 poin, sementara Persib melesat ke puncak dengan raihan 38 poin.
Kompetisi akan berlanjut kembali dua pekan mendatang dengan dimulainya putaran kedua. Persija dijadwalkan menjamu Madura United pada 23 Januari, sedangkan Persib akan meladeni PSBS Biak dua hari setelahnya.
(igp/rda)
Load more