Respons Berkelas Allano Lima Usai Jadi Korban Rasisme Bobotoh, Bek Persija: Saya Bangga
- Kolase Instagram/@persib/@allanolima07
tvOnenews.com - Laga panas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menyisakan cerita pahit.
Bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga insiden di luar lapangan. Winger Persija, Allano Lima, menjadi sasaran hujatan bernuansa rasisme usai duel klasik tersebut.
Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), berlangsung dalam tensi tinggi, seiring rivalitas panjang kedua tim.
- Persib
Di tengah panasnya laga, Allano beberapa kali terlibat duel keras dengan pemain Persib. Namun selepas pertandingan, sorotan justru beralih ke media sosial.
Tak lama setelah laga berakhir, kolom komentar Instagram pribadi Allano dipenuhi hujatan.
Tak sedikit komentar yang mengandung unsur rasisme, mulai dari kata-kata tidak pantas hingga penggunaan emoji bernada penghinaan.
Menanggapi hal tersebut, pemain asal Brasil itu akhirnya angkat bicara lewat unggahan Instagram Story, Senin (12/1/2026).
"Saya bangga dengan siapa saya, saya bangga dengan apa saya sekarang," tulis Allano.
"Tindakan rasisme ini menunjukkan seberapa jauh saya telah berkembang dari tempat asal saya; pohon yang berbuah adalah pohon yang paling banyak dilempari batu," sambungnya.
Allano menegaskan dirinya tak ingin larut dalam kebencian. Ia memilih tetap fokus pada tim dan perjalanan musim yang masih panjang.
"Sekarang waktunya untuk bekerja dan melanjutkan perjalanan kita; jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang," tutur Allano.
Insiden ini bukan pengalaman pertama bagi Allano Lima.
Pada Mei 2025, saat masih memperkuat Operário di Serie B Brasil, ia juga sempat menjadi korban pelecehan rasial dalam laga melawan America-MG.
Kasus tersebut bahkan menjadi perhatian luas di Brasil.
Media olahraga ternama GloboEsporte mengulas kronologi lengkap insiden tersebut hingga masuk ke ranah hukum.
Saat itu, wasit Alisson Sidnei Furtado sempat menghentikan pertandingan dan membuat gestur “X” di dada, simbol penerapan protokol anti-rasisme FIFA dan CBF.
Akibat insiden tersebut, Allano juga sempat membatasi kolom komentar media sosialnya karena banjir hujatan rasis.
Load more