Lini Pertahanan Jadi Kunci Persib di Puncak Klasemen, Rahasia Maung Bandung Atasi Tekanan Tinggi
- Persib.co.id
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung berhasil mencatatkan diri sebagai juara paruh musim Super League 2025-2026. Bukan sekali, ini menjadi kali kedua secara beruntun Persib mengakhiri putaran pertama di puncak klasemen.
Persib mengumpulkan 38 poin dari 12 kali menang, dua hasil imbang dan tiga kekalahan. Tak cukup disitu, Persib mencatatkan 11 kali kebobolan, menjadi yang terkecil di antara 18 peserta Super League 2025-2026.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengakui lini pertahanan memang menjadi kunci Persib berada di puncak klasemen. Dia mengakui cara Persib untuk berada di puncak adalah dengan memiliki lini pertahanan yang kuat.
"Jika melihat hasil dan klasemen, tentu yang paling penting adalah pertahanan berjalan dengan baik, jadi sejauh ini pertahanan kami menjadi yang terbaik di kompetisi," kata Bojan Hodak, Kamis (15/1/2026).
"Tentu saja ini adalah kunci, karena sernagan bisa memenangkan pertandingan, tapi pertahanan bisa memenangkan gelar juara," katanya.
Di sisi lain, dengan titel juara paruh musim tentu usaha Persib untuk meraih hattrick juara akan menjadi sulit dengan persaingan ketat di papan atas.
Namun pelatih asal Kroasia ini yakin tim justru dapat menangani tekanan ini karena Persib sudah terbiasa dengan ekspektasi tinggi dari suporter.
"Di Persib, setiap pertandingan itu selalu ada tekanan. Orang-orang selalu menaruh ekspektasi yang tinggi, terutama karena sekarang kami mulai bisa memenangkan setiap pertandingan," kata Bojan.
Musim ini pun menjadi musim ketiga bagi Bojan Hodak bersama Persib. Menurutnya, masa ini cukup untuk membiasakan diri dan menerapkan pada pemain soal tekanan berat yang dialami tim.
"Ini adalah sesuatu hal yang membuat kami sudah terbiasa, sebab kami sudah sehari-hari hidup seperti ini dalam tiga tahun. Jadi ini hal yang normal di Persib," katanya. (hfp)
. Tapi ini adalah sesuatu hal yang membuat kami sudah terbiasa, sebab kami sudah sehari-hari hidup seperti ini dalam tiga tahun. Jadi ini hal yang normal di Persib.
Load more