Persija Dihantam Badai Cedera dan Sanksi, 5 Pemain Absen Jelang Duel Panas vs Madura United di GBK
- Persija.id
Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta kembali dihadapkan pada ujian berat jelang laga krusial menghadapi Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/1/2026) pukul 19.00 WIB. Macan Kemayoran dipastikan tampil pincang karena harus kehilangan lima pemain sekaligus dalam kondisi yang berbeda-beda.
Situasi ini membuat persiapan tim asuhan Mauricio Souza tidak berjalan ideal. Absennya sejumlah pilar utama jelas menjadi tantangan besar bagi Persija yang tengah memburu konsistensi di papan klasemen Super League.
Salah satu kabar terburuk datang dari Hanif Sjahbandi yang harus naik meja operasi akibat cedera tulang rawan lutut. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, tim dokter memutuskan bahwa gelandang bernomor punggung 19 itu memerlukan tindakan bedah untuk memulihkan kondisinya.
Tak hanya Hanif, Persija juga harus kehilangan Van Basty Souza dalam waktu dekat. Pemain asal Brasil tersebut mengalami robekan ligamen bahu, meski beruntung kondisinya tidak sampai memerlukan operasi.
“Setelah menjalani operasi, Hanif akan memasuki fase rehabilitasi yang cukup panjang. Estimasi waktu pemulihannya bisa mencapai sekitar enam bulan. Untuk Souza, ia akan menjalani program rehabilitasi secara intensif dengan estimasi waktu sekitar 3–4 minggu hingga pulih kembali. Doakan agar keduanya cepat pulih dan kembali ke pertandingan,” kata dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.KO dikutip dari laman resmi Persija.
Hanif pun menunjukkan mental baja meski harus kembali berkutat dengan cedera panjang. Ia menyampaikan pesan penuh semangat kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan moral.
“Qodarullah, saya harus absen karena cedera yang memaksa saya untuk naik ke meja operasi kembali. Ini adalah musim yang tidak mudah. Namun banyak pelajaran berharga, dan dukungan dari kalian yang selalu membuat saya kuat,” tuturnya.
Masalah Persija tidak berhenti di situ karena sejumlah pemain juga harus menepi akibat sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Salah satunya adalah Sousa yang selain cedera, juga menerima hukuman tambahan imbas insiden dalam laga kontra Persib pada 11 Januari 2026.
Sousa dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena gestur jari tengah ke arah tribun barat stadion saat pertandingan berakhir. Ia pun dijatuhi hukuman larangan bermain dua pertandingan serta denda sebesar Rp75.000.000.
Masih dari laga yang sama, Bruno Tubarao turut menerima sanksi tambahan di luar kartu merah yang ia terima di lapangan. Komdis menilai ia melakukan pelanggaran serius dengan menginjak kaki pemain lawan dan menjatuhkan hukuman larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp10.000.000.
Sementara itu, Fabio Calonego dan Ryo Matsumura juga belum bisa kembali memperkuat Persija. Keduanya masih harus menyelesaikan sanksi Komdis yang mereka terima pada laga kontra Semen Padang pada 22 Desember 2025.
Di tengah badai cedera dan sanksi, Mauricio Souza tetap mencoba menjaga stabilitas tim. Pelatih asal Brasil itu memilih fokus pada solusi dengan memaksimalkan pemain yang tersedia.
Kehadiran sejumlah rekrutan anyar yang telah bergabung bersama skuad menjadi secercah harapan bagi Persija. Dengan komposisi yang ada, Macan Kemayoran diharapkan tetap mampu tampil kompetitif dan menjawab tantangan saat menjamu Madura United di GBK.
Situasi sulit ini sekaligus menjadi ujian karakter bagi Persija. Dukungan penuh Jakmania diharapkan bisa menjadi energi tambahan agar Persija tetap tampil solid meski tanpa kekuatan penuh. (fan)
Load more