Krisis Lini Tengah Persija Jakarta, Jordi Amat Turun Posisi dan Langsung Bikin Madura United Tak Berkutik
- Tim tvOne/Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Bek tengah Persija Jakarta Jordi Amat mengaku tidak mengalami kendala saat dipercaya memainkan peran baru sebagai gelandang bertahan.
Hal itu dilakukan Jordi Amat pada saat kemenangan Persija 2-0 atas Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Jordi harus tampil lebih ke depan setelah Persija mengalami krisis pemain di sektor tengah menyusul absennya Van Basty Sousa dan Fabio Silva akibat hukuman akumulasi kartu.
“Kami membicarakannya seminggu ini dengan Mauricio Souza. Dan kami sepakat agar saya bermain di posisi itu (gelandang),” kata Jordi di Jakarta.
Pemain berusia 33 tahun itu menegaskan peran tersebut bukan hal asing baginya.
Jordi mengaku pernah dimainkan sebagai gelandang bertahan di sejumlah klub yang pernah dibelanya.
“Saya pernah bermain di posisi itu sebelumnya beberapa kali, seperti di KAS Eupen, Rayo Vallecano, Real Betis, Swansea City, dan Johor Darul Ta'zim. Jadi saya sangat senang bisa membantu. Lalu juga senang dengan performanya,” ujar pemain kelahiran Barcelona tersebut.
Jordi turut memuji rekan duetnya di lini tengah, Aditya Warman. Menurutnya, chemistry yang terjalin membuat permainan Persija berjalan stabil dan mampu meredam serangan balik Madura United.
“Saya juga nyaman bermain dengan Aditya Warman. Saya pikir kami bermain sangat solid, terus menyerang, mengontrol pertandingan sehingga mereka tidak bisa melakukan counter-attack,” ucap pemain timnas Indonesia itu.
Tambahan tiga poin ini membawa Persija kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-1 dari Persib Bandung.
Macan Kemayoran kini mengoleksi 38 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara, terpaut dua angka dari pemuncak klasemen, Borneo FC.
“Saya sangat senang dengan performa kami. Saya harus mengatakan di babak pertama kami tampil hampir sempurna. Kami pantas mencetak dua sampai tiga gol. Di babak kedua kami mulai sedikit terdiam, tetapi itu normal,” tutup Jordi.(ant/lgn)
Load more