Tersandung Kasus Hukum Penganiayaan, 1 Pemain PSM Dipastikan Absen saat Juku Eja Lawan Persija Jakarta
- instagram.com/psm_makassar
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengambil keputusan tegas jelang laga penting pekan ke-22. Ia memastikan Ricky Pratama tidak termasuk dalam rombongan tim yang bertolak ke Ibu Kota.
Pertandingan tersebut akan mempertemukan PSM dengan Persija Jakarta. Duel dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium pada Jumat (20/2) malam.
Keputusan tidak membawa Ricky Pratama bukan tanpa alasan. Situasi itu berkaitan dengan persoalan pribadi yang tengah dihadapi sang pemain dan kini masih dalam proses penanganan pihak berwenang.
Ricky diketahui dilaporkan oleh seorang perempuan ke Polda Sulsel atas dugaan penganiayaan pada 15 Februari. Kasus tersebut menjadi perhatian publik dan turut memengaruhi persiapan tim jelang laga tandang.
“Kami memiliki informasi yang kurang lebih sama seperti yang beredar. Pemain dan klub sedang bekerja sama dengan pihak berwenang,” ujar Trucha, Kamis (19/2/2026).
“Saat ini kami menunggu proses dan umpan balik dari otoritas,” tambahnya.
Di tengah situasi tersebut, Trucha menegaskan bahwa profesionalisme tim tetap dijaga. Ia memastikan seluruh proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada otoritas yang berwenang.
Meski tidak dibawa ke Jakarta, Ricky disebut tetap mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya. Sang pemain tetap menjalani program persiapan seperti biasa selama berada di Makassar.
Trucha kemudian menjelaskan bahwa komposisi pemain yang dibawa untuk laga tandang memang terbatas. Dari total 32 pemain yang dimiliki PSM, hanya sekitar 20 hingga 21 nama yang masuk dalam daftar setiap pertandingan.
“Saya hanya bisa bekerja dengan pemain yang hadir di latihan. Semua berlatih dengan baik, tetapi untuk pertandingan ini Ricky tidak ada dalam tim,” kata Trucha.
“Saya selalu memilih pemain yang siap untuk pertandingan,” sambungnya.
Situasi ini membuat PSM harus memaksimalkan pemain yang tersedia. Terlebih, mereka tengah berupaya memperbaiki konsistensi performa yang belum stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Menghadapi Persija bukan perkara mudah bagi Juku Eja. Tim tuan rumah sedang berada dalam tren positif dan menjadi salah satu kandidat kuat di papan atas klasemen.
“Kami datang untuk bertarung dan mencoba mendapatkan poin,” ujar dia.
Modal kemenangan pada pertemuan pertama musim ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi PSM. Saat itu, mereka mampu menaklukkan Persija di Parepare dan ingin mengulang hasil manis tersebut meski bermain tandang.
Saat ini, PSM masih tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 23 poin. Sementara Persija nyaman di peringkat ketiga dengan 44 poin, membuat laga di Jakarta International Stadium diprediksi berlangsung sengit dan sarat gengsi.
(igp)
Load more