Media Vietnam Ikut Komentari Kerusuhan di Laga Persib vs Ratchaburi FC
- AFC
tvOnenews.com — Laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026 antara Persib Bandung melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam WIB, diwarnai kericuhan suporter.
Dalam pertandingan tersebut, Persib hanya mampu menang tipis 1-0. Hasil itu membuat Maung Bandung tetap tersingkir karena kalah agregat 1-3 dan gagal melaju ke perempat final.
Kekecewaan suporter memuncak seusai peluit panjang dibunyikan. Sejumlah penonton nekat masuk ke lapangan dan membuat situasi tak terkendali.
Para pemain Ratchaburi serta perangkat pertandingan terlihat panik dan bergegas meninggalkan lapangan demi keselamatan.
Insiden tersebut turut menjadi sorotan media Vietnam, Soha, yang menilai kejadian itu mencoreng citra sepak bola Indonesia di level internasional.
"Suasana sepak bola di Asia Tenggara kembali bergejolak menyusul insiden kacau setelah pertandingan antara Persib Bandung dan Ratchaburi FC di babak 16 besar Liga Champions AFC 2," tulis Soha.
"Pertandingan berlangsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api, tetapi alih-alih berakhir dengan suasana yang benar-benar sportif, semuanya berakhir dengan adegan yang mengejutkan banyak orang," lanjut dalam isi berita tersebut.

- Ratchaburi FC
Soha menggambarkan, sesaat setelah peluit akhir, sebagian pendukung Persib kehilangan kendali dan menyerbu lapangan dengan ekspresi marah.
Mereka disebut langsung mengarah ke tim wasit, sementara para pemain Ratchaburi juga menjadi sasaran pengejaran.
Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan pemain dan staf tim tamu bergegas menuju terowongan stadion.
Laporan media tersebut juga menyebutkan adanya lemparan botol air dan benda keras lainnya ke lapangan yang semakin memperkeruh situasi.
"Di tengah kekacauan, para pemain dan wasit terpaksa berlindung di ruang ganti demi keselamatan. Pasukan keamanan dan polisi kemudian diperkuat untuk mengendalikan kerumunan massa."

- AFC
Masih dalam pemberitaannya, Soha mengutip pernyataan gelandang Ratchaburi, Jaroensak Wonggorn, yang memastikan dirinya dan rekan-rekannya dalam kondisi selamat meski mengakui pengalaman tersebut menegangkan.
"Meskipun akhirnya menang dan melaju ke babak selanjutnya, Ratchaburi pasti akan mengingat pertandingan ini bukan hanya karena aspek teknisnya tetapi juga karena momen-momen ketika harus melarikan diri dalam situasi kericuhan," tulis Soha.
Load more