GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan sorotan khusus terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:23 WIB
Pelatih Persija, Mauricio Souza usai Laga Menghadapi PSM di Super League
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan sorotan khusus terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS). Ia menilai kondisi rumput belum berada dalam standar terbaik meski stadion tersebut baru kembali digunakan setelah lima bulan.

Kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar pada pekan ke-22 BRI Super League memang berakhir manis dengan skor 2-1. Namun di balik raihan tiga poin itu, perhatian justru tertuju pada komentar Mauricio mengenai kualitas lapangan JIS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih asal Brasil tersebut secara terbuka mengungkapkan kondisi rumput belum ideal. Ia menilai permukaan lapangan cukup memengaruhi dinamika pertandingan yang berlangsung ketat.

Menurut Mauricio, Persija dikenal sebagai tim yang mengandalkan tempo cepat serta aliran bola dari kaki ke kaki. Ketika kondisi lapangan tidak optimal, identitas permainan tersebut tidak dapat dijalankan secara maksimal.

Situasi itu, kata dia, membuat aliran bola beberapa kali tersendat. Para pemain pun dipaksa menyesuaikan pendekatan permainan agar tetap bisa mengontrol jalannya laga.

“Kondisi lapangan memang tidak menawarkan kualitas yang baik dan itu biasanya merugikan tim kami yang bermain cepat. Tapi hari ini juga merugikan lawan,” ujar Souza dalam jumpa pers usai pertandingan.

Meski mengakui timnya terdampak, Mauricio menilai PSM Makassar juga mengalami hal serupa. Ia melihat pertandingan diwarnai banyak duel serta kesalahan teknis yang jarang terjadi dalam kondisi lapangan normal.

Dari sudut pandangnya, laga tersebut lebih banyak ditentukan oleh determinasi dan kesabaran. Skema taktik yang rapi menjadi sulit diterapkan secara konsisten sepanjang pertandingan.

Mauricio menambahkan, detail kecil menjadi faktor penentu dalam situasi seperti itu. Satu kesalahan sederhana bisa berujung pada gol yang menentukan hasil akhir.

Hal tersebut terlihat dalam proses gol penentu kemenangan Persija. Kesalahan saat kiper lawan hendak membuang bola mampu dimanfaatkan dengan cepat oleh Maxwell untuk membawa tuan rumah unggul.

Gol itu bukan semata soal keberuntungan. Mauricio menilai para pemainnya cukup sigap membaca situasi dan menunjukkan kesiapan mental dalam momen krusial.

“Pada saat kiper hendak menendang bola ke depan, dia melakukan kesalahan dan Maxwell sangat cerdas untuk memanfaatkannya menjadi gol,” kata Souza.

Selain kualitas lapangan, Mauricio juga menyinggung tidak digunakannya teknologi VAR dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, dalam laga berintensitas tinggi, kehadiran VAR dapat membantu mengambil keputusan yang lebih akurat.

Meski demikian, ia mengakui pihaknya telah menerima pemberitahuan sebelum pertandingan bahwa VAR tidak akan digunakan. Ia pun memilih menghormati keputusan tersebut tanpa memperpanjang polemik.

Fokus utamanya tetap pada kemampuan tim untuk beradaptasi dalam berbagai situasi. Baginya, profesionalisme tidak hanya diuji dari sisi taktik, tetapi juga kesiapan menghadapi kendala nonteknis di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir sangat disayangkan tidak ada VAR. Dalam situasi yang meragukan, VAR bisa membantu mengklarifikasi,” pungkas Souza.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal F4dli, Sosok Produser sebagai Otak di Balik Lagu Viral 'Aku Dah Lupa' yang Baru Terkuak

Mengenal F4dli, Sosok Produser sebagai Otak di Balik Lagu Viral 'Aku Dah Lupa' yang Baru Terkuak

Nama F4dli mencuri perhatian publik. Identitasnya baru terungkap sebagai produser otak kreatif di balik lagi viral berjudul "Aku Dah Lupa" di sepanjang 2025.
Aksi Isyarat Berujung Maut, Bripda MS Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Pengendara

Aksi Isyarat Berujung Maut, Bripda MS Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Pengendara

Bripda MS ditetapkan sebagai tersangka usai penganiayaan menggunakan helm saat menghentikan pengendara berujung maut, korban meninggal setelah sempat dirawat di RS.
Bukti Cinta pada Nerazzurri, Alessandro Bastoni Siap Abaikan Minat Barcelona Demi Kontrak Baru di Inter Milan

Bukti Cinta pada Nerazzurri, Alessandro Bastoni Siap Abaikan Minat Barcelona Demi Kontrak Baru di Inter Milan

Inter Milan mulai bergerak cepat untuk mengamankan pilar utamanya, Alessandro Bastoni. Manajemen Nerazzurri dikabarkan siap membuka pembicaraan kontrak baru.
Bensin Dicampur Etanol, Pemerintah Percepat Transformasi Program E5–E10, Bahlil: Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Bensin Dicampur Etanol, Pemerintah Percepat Transformasi Program E5–E10, Bahlil: Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Pemerintah mempercepat transformasi sektor energi dengan mendorong penerapan campuran bioetanol pada bahan bakar bensin.
Komisi X DPR: MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Justru Ada Tambahan Rp181 Triliun

Komisi X DPR: MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Justru Ada Tambahan Rp181 Triliun

Tambahan dana tersebut, kata dia, diarahkan untuk memperkuat infrastruktur pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong kesejahteraan guru.
Data Konsumen RI Mengalir ke AS Usai Teken Perjanjian Dagang, Pemerintah Tegaskan Bukan Transfer Bebas

Data Konsumen RI Mengalir ke AS Usai Teken Perjanjian Dagang, Pemerintah Tegaskan Bukan Transfer Bebas

Perjanjian dagang RI-AS mengatur transfer data konsumen secara terbatas. Pemerintah menegaskan pengiriman data tetap dikontrol UU PDP dan tidak dilakukan bebas.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT