GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nostalgia Liga Indonesia: Persekabpas Pasuruan, Ditopang Zah Rahan Krangar hingga Jadi Kuda Hitam dari Jawa Timur

Persekabpas Pasuruan pernah membuat cerita dongeng mereka sendiri, di mana tim kuda hitam dari Jawa Timur saat itu lolos hingga semifinal Liga Indonesia 2006.
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:39 WIB
Zah Rahan Krangar bersama skuad Persekabpas Pasuruan
Sumber :
  • Instagram @maduraunited.fc/@zkrangar10

Tampil tanpa beban seperti tim-tim besar lainnya, Persekabpas Pasuruan diluar dugaan bisa finis di posisi empat klasemen wilayah Barat Liga Indonesia XII 2006.

Ketika itu, skuad arahan Subangkit hanya berada di bawah Arema Malang, Persija Jakarta dan PSIS Semarang. Mereka catat 42 poin setelah 12 menang, 6 seri serta 8 kalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di babak 8 besar, petualangan Persekabpas Pasuruan kian sulit. Persija Jakarta beserta Persmin Minahasa dan PSM Makassar jadi lawan mereka di grup Timur.

Kisah 'dongeng' Persekabpas Pasuruan kembali berlanjut usai kandaskan Persija Jakarta (3-1) dan PSM Makassar (5-1) serta imbangi Persmin Minahasa (2-2).

Hasil tersebut mengantarkan Persekabpas Pasuruan jadi pemuncak grup Timur dengan perolehan 7 poin dan mencetak 10 gol, bahkan hanya 4 kali kebobolan.

Namun, cerita manis Persekabpas Pasuruan di Liga Indonesia 2006 terhenti di semifinal ketika gol tunggal Imral Usman bawa PSIS Semarang amankan tiket final.

Persekabpas Pasuruan Setelah Liga Indonesia 2006

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Performa luar biasa Laskar Sakera di musim itu membuat para pemain mereka laris manis diburu oleh klub-klub besar sesama kontestan Liga Indonesia.

Zah Rahan Krangar dan Pancho Rotunno ke Sriwijaya FC, Alfredo Figueroa menuju PSIS Semarang, Murphy Kumonple ke PSMS Medan bahkan Siswanto ke Persmin Minahasa.

Ironisnya, eksodus para pemain ke klub lain membuat prestasi Persekabpas Pasuruan di Liga Indonesia 2007 juga ikut jeblok. Mereka bahkan finis tiga terbawah.

Nasib tim yang punya basis suporter bernama Sakeramania itu semakin menyedihkan ketika mereka gagal ke ISL 2008 dan harus berkompetisi di Divisi Utama.

Bahkan di musim 2008 pula, Persekabpas Pasuruan terdegradasi ke Divisi II atau kasta ketiga sepak bola Indonesia setelah finis di posisi terbuncit Divisi Utama.

Semenjak saat itu, Persekabpas Pasuruan belum lagi kembali ke strata tertinggi sepak bola Indonesia. Untuk ke Liga 2 saja, rasanya cukup berat bagi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi terbaik Persekabpas Pasuruan hanya menjadi runner-up Liga 3 Jawa Timur 2018 dan tempat ketiga pada edisi 2023/2024. Selebihnya, kiprah mereka tak terdengar.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rapor Setahun Gubernur: DIR Ungkap Dedi Mulyadi Paling Menyedot Publik, Engagement Tembus 4,2 Miliar

Rapor Setahun Gubernur: DIR Ungkap Dedi Mulyadi Paling Menyedot Publik, Engagement Tembus 4,2 Miliar

Berdasarkan laporan bertajuk “Rapor Setahun Pemerintah Daerah Provinsi 2026", Gubernur KDM memimpin kategori jumlah publikasi media dan engagement media sosial, melampaui sejumlah kepala daerah lain.
Aprilia Menggila di Sesi Sore, Pembalap Jepang Ini Asapi Marc Marquez pada Hari Terakhir Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Aprilia Menggila di Sesi Sore, Pembalap Jepang Ini Asapi Marc Marquez pada Hari Terakhir Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Para pembalap Aprilia tampil menggila di sesi sore tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Sabtu (22/2/2026) sesi sore
Tak Ada Ampun, DPR Siap Kawal Kasus Ibu Tiri Diduga Aniaya Bocah 12 Tahun Hingga Tewas di Sukabumi

Tak Ada Ampun, DPR Siap Kawal Kasus Ibu Tiri Diduga Aniaya Bocah 12 Tahun Hingga Tewas di Sukabumi

Tragedi memilukan yang menimpa NS, bocah berusia 12 tahun asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memicu reaksi keras dari parlemen. 
Detik-detik Putusan CAS, Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Semakin Dekat

Detik-detik Putusan CAS, Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Semakin Dekat

CAS akan menggelar sidang untuk kasus dugaan pemalsuan administrasi tujuh pemain Timnas Malaysia yang diduga ilegal dengan Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel pada Kamis (26/2/2026). 
AKBP Didik Putra Kuncoro Terancam Hukuman Mati Buntut Kasus Narkoba hingga Penyimpangan Seksual

AKBP Didik Putra Kuncoro Terancam Hukuman Mati Buntut Kasus Narkoba hingga Penyimpangan Seksual

Kapolres Bima Kota Nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro resmi dipecat dari institusi Polri lewat sidang etik pada Kamis  (19/2/2026). Kini terancam hukuman mati.
Rekor Megatron di V-League Masih Tak Tersentuh: Jadi MVP Asia Pertama, Tembus 1.500 Poin, Masuk All-Star

Rekor Megatron di V-League Masih Tak Tersentuh: Jadi MVP Asia Pertama, Tembus 1.500 Poin, Masuk All-Star

Megatron pulang dengan meninggalkan jejak statistik dan pengaruh yang sampai hari ini belum mampu dilampaui pevoli asing Asia lainnya di V-League. Bahkan pemain asing
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT