News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persijap Jepara Bikin Kejutan! Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Resmi Bergabung Demi Selamat dari Degradasi Super League

Persijap Jepara resmi merekrut eks pelatih kiper Timnas Indonesia era Shin Tae-yong, Yoo Jae-hoon, demi memperkuat tim dan meningkatkan persaingan di Super League 2025-2026.
Jumat, 27 Februari 2026 - 15:23 WIB
Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Langkah berani kembali diambil Persijap Jepara demi bersaing di putaran kedua Super League 2025/2026. Tim asal Jawa Tengah itu secara resmi mendatangkan mantan tangan kanan Shin Tae-yong, yakni Yoo Jae-hoon. 

‎‎Manajemen Laskar Kalinyamat pun bergerak cepat memperkuat struktur tim dari sisi kepelatihan. Fokus pembenahan kali ini diarahkan pada sektor penjaga gawang yang dinilai krusial dalam menentukan hasil pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Nama besar pun resmi diperkenalkan kepada publik. Sosok tersebut adalah mantan bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.

‎‎Dia adalah Yoo Jae-hoon, pelatih kiper asal Korea Selatan yang sudah lama malang melintang di sepak bola Indonesia. Kehadirannya menambah warna baru di jajaran tim pelatih yang dipimpin oleh Mario Lemos.

‎‎Sebelumnya, Persijap sebenarnya telah memiliki Iman Suherman sebagai pelatih kiper. Namun, keputusan mendatangkan Yoo menunjukkan ambisi klub untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan persaingan internal.

‎‎Pengumuman perekrutan ini disampaikan secara terbuka melalui media sosial resmi klub pada Kamis (26/2/2026). Respons suporter pun terbilang antusias karena nama Yoo sudah sangat familiar di kompetisi domestik.

‎‎Persijap melihat kedatangan pelatih berusia 41 tahun itu sebagai bagian dari penguatan pondasi tim. Manajemen berharap pengalaman panjangnya dapat membantu tim menatap persaingan yang semakin ketat.

‎"Kehadiran baru untuk fondasi yang lebih kukuh. Selamat datang di keluarga kami, Coach Yoo Jae-hoon," tulis pernyataan Persijap Jepara melalui akun media sosialnya. 

‎‎Jejak karier Yoo Jae-hoon memang tidak bisa dilepaskan dari sepak bola Indonesia. Namanya mulai dikenal luas ketika ia masih aktif sebagai penjaga gawang andalan di Liga Indonesia.

‎‎Ia pertama kali mencuri perhatian saat memperkuat Persipura Jayapura pada periode 2010 hingga 2014. Bersama Mutiara Hitam, Yoo menjelma menjadi salah satu kiper paling konsisten di kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Sejumlah trofi berhasil ia persembahkan untuk Persipura. Dua gelar Indonesia Super League musim 2010/2011 dan 2013 menjadi bukti kiprahnya, ditambah raihan Indonesian Inter Island Cup 2011 serta Indonesia Soccer Championship A 2016.

‎‎Petualangannya tak berhenti di Papua. Yoo sempat memperkuat Bali United pada 2015 sebelum akhirnya kembali lagi ke Persipura hingga 2018.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT