GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Selasa, 3 Maret 2026 - 00:49 WIB
Laga Persebaya Vs Persib
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Apakah Persib Bandung mendapatkan hukuman walk out setelah melakukan enam pergantian pemain di laga kontra Persebaya Surabaya? Ternyata begini penjelasan dari operator Super League 2025-2026 menurut I.League.

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja saat wasit Eko Saputro menunjuk titik putih setelah pengecekan VAR yang berujung pada gol Persebaya Surabaya hingga gol Kakang Rudianto yang dianulir. 

Sampai akhirnya, suporter menyoroti pergantian enam pemain yang dilakukan Persib Bandung. Sesuai regulasi Super League 2025-2026, tim hanya diizinkan sebanyak-banyaknya lima pergantian cadangan yang dapat bermain dalam pertandingan.

Hal ini diatur dalam Pasal 47 poin 1 tentang Pergantian Pemain. Dalam proses pergantian pemain, wasit cadangan mengatur prosedur yang telah ditetapkan.

Namun pada Pasal 47 poin 2 diatur tentang mekanisme waktu pergantian, terdapat poin c yang menyebut bahwa pergantian pemain tambahan di luar kuota pergantian pemain dapat dilakukan. 

"Merujuk kepada LOTG, pergantian Pemain tambahan di luar kuota pergantian Pemain yang telah digunakan dapat dilakukan apabila terjadi cidera pada kepala," tulis regulasi Super League dikutip dari I.League, Selasa (3/3/2026). 

Tentu regulasi Super League ini diperkuat dengan Law of The Game 2025-2026 atau Peraturan Permainan 2025-2026  yang dikeluarkan oleh IFAB atau International Football Association Board. 

Dalam Peraturan Permainan 2025-2026, terdapat regulasi soal "Protokol Permanen tambahan mengenai Pergantian pemain yang gegar otak". Regulasi ini memang terhitung baru karena disetujui dalam RUPST ke-138 IFAB pada 2 Maret 2024 lalu.

"Pergantian pemain yang gegar otak permanen tambahan terjadi ketika pemain yang memiliki gegar otak yang sebenarnya atau dicurigai diganti dan tidak mengambil bagian lebih lanjut dalam pertandingan," tulis Law of The Game. 

"Pergantian ini tidak dihitung sebagai salah satu pergantian pemain yang diizinkan 'normal' (atau peluang pergantian pemain, jika berlaku)," lanjut pernyataan tersebut.

Regulasi ini menjadi pembahasan setelah benturan keras antara Catur dan Federico Barba di menit 64. Saat itu, Catur mengalami pendarahan di kepala yang membuatnya ditarik keluar dan digantikan oleh Koko Ari. 

Dengan Catur yang mengalami pendarahan di kepala, Persebaya dan Persib otomatis mendapatkan tambahan kuota pergantian pemain. 

Menariknya, permasalahan pun muncul dengan Persebaya yang hanya melakukan lima pergantian dan Persib yang justru melakukan enam pergantian.

Seperti diketahui, jika akhirnya Persib tetap melakukan pergantian pemain lebih dari kuota yang disediakan, maka Persib dihantui oleh sanksi WO atau kalah 0-3 dari Persebaya Surabaya. 

Namun hal ini tidak bisa menjadi patokan mengingat pergantian pemain merupakan hak dari setiap tim. Pun jika Persebaya tidak menggunakan pergantian, tak mempengaruhi jumlah pergantian Persib Bandung yang sudah terlanjut menggunakan enam pergantian pemain.

Di sisi lain, sudah ada wasit keempat, Axel Febrian Sinaga yang mengatur alur pergantian pemain di samping lapangan. 

Tentu wasit pun mencatatkan setiap pergantian pemain. Sehingga tidak mungkin wasit akan mengizinkan Persib melakukan pergantian jika kuotanya habis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini pun diperkuat dari match report yang dirilis oleh I.League, di mana Persib tetap melakukan enam pergantian pemain dan Persebaya hanya melakukan lima pergantian pemain. 

Artinya, match commissioner yang bertugas di pertandingan ini, Edi Siswanto tetap mengesahkan match report di laaga ini. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Ulah Suporter yang Belum Disiplin, PSSI Beri Sinyal Larangan Away Berlanjut di Super League Musim Depan

Buntut Ulah Suporter yang Belum Disiplin, PSSI Beri Sinyal Larangan Away Berlanjut di Super League Musim Depan

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, angkat bicara terkait fenomena ujaran rasisme yang kembali menjadi sorotan dalam sepak bola Indonesia.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Profil Ruce Nuenda, Influencer ‘Mama Ebra’ yang Viral Usai Olahraga di Ruang Publik Saat Terinfeksi Campak

Profil Ruce Nuenda, Influencer ‘Mama Ebra’ yang Viral Usai Olahraga di Ruang Publik Saat Terinfeksi Campak

Profil Ruce Nuenda viral setelah tetap olahraga di ruang publik saat terkena campak. Influencer Mama Ebra ini akhirnya minta maaf usai menuai kritik warganet.
Jadwal Lengkap Pekan ke-25 Super League 2025-2026: Persib vs Persik, Borneo FC Tantang Persebaya

Jadwal Lengkap Pekan ke-25 Super League 2025-2026: Persib vs Persik, Borneo FC Tantang Persebaya

Pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 kembali menyajikan sejumlah pertandingan menarik yang berpotensi memengaruhi persaingan di tangga klasemen sementara.
Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Kasus campak di Indonesia capai 8.372 kasus pada awal 2026 dengan 6 kematian anak. Pemerintah jalankan imunisasi wabah dan pastikan stok vaksin aman.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT