Manajer Borneo FC Akhirnya Bikin Klarifikasi soal Pernyataan Sensitif Menjelang Duel Kontra Persija Jakarta
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, memberi penjelasan mengenai pernyataannya yang menyinggung soal “papa”. Hal itu disampaikan menjelang duel kontra Persija Jakarta.
Perebutan gelar juara kasta tertinggi Liga Indonesia, Super League, meruncing di pekan ke-24. Dua dari tiga tim teratas akan bersua ketika Persija menjamu Borneo di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam WIB.
Meski masih unggul empat poin, Persib Bandung selaku pemuncak klasemen sementara tergelincir pada saat bermain menghadapi Persebaya Surabaya, Senin (2/3/2026) kemarin malam WIB. Duel di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.
Siapa pun yang menang dalam duel nanti malam akan menjadi penantang utama Persib dalam perebutan gelar. Bagi Persija, itu sangat penting untuk mengikis ketertinggalan menjadi satu poin.
Sedangkan untuk Borneo, kemenangan atas Persija akan membuka asa menyalip Persib. Terlebih, mereka memiliki laga tunda yang akan dimainkan kontra Maung Bandung pada pekan depan.
Jika mampu memenangkan kedua laga, maka Pesut Etam berpotensi besar menjadi pemuncak klasemen Super League. Namun, psywar membuncah menjelang duel kontra Persija Jakarta.
Dalam unggahan di media sosial, manajer Borneo Dandri Dauri menyinggung sejumlah pihak. Dia menyindir tentang adanya “papa” menjelang laga kontra Persija.
“Roda zaman menggilas kita. Karena yang punya ‘papa-papa’ makin menggila dengan segalla caranya,” tulisnya dalam sebuah unggahan di media sosial.
Hal ini pun menjadi pembicaraan menjelang laga kontra Macan Kemayoran. Dandri akhirnya berani menjelaskan tentang pernyataannya tersebut, dengan mengeluhkan sejumlah insiden yang merugikan Borneo.
“Intinya ini pasti kalian tanyakan. Jadi begini, empat kali Borneo yang bermain, saya merespons sederhana, sudah ada denda, 105 detik tidak keluar dari stadion dapat denda 100 juta,” kata Dandri kepada awak media.
Dia mengaku mencatut istilah dari kalangan netizen soal “papa”. Dandri meminta adanya keadilan VAR terhadap Borneo setelah dirugikan melawan Dewa United.
“VAR tidak dilihat. Nah, jadi ada apa ini? Bahasa ‘papa’ saya kutip dari mana? Ya dari teman-teman netizen juga. Iya kan? Jadi kalau memang ada kutip ‘papa-papa’ di luar sana, mau juga saya besok-besok lihat papa,” katanya.
Load more