Kalah 3-0 dari Persib, Persik Kediri Akui Blunder Penalti Buat Konsentrasi Buyar
- Persik Kediri
Jakarta, tvOnenews.com - Persik Kediri terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah gagal menaklukkan Persib Bandung. Tampil menyerang, Persik justru kalah telak 0-3 dari Persib Bandung.
Persik kebobolan lewat dua gol penalti dari Thom Haye dan Andrew Jung di babak pertama serta gol ketiga dari Andrew Jung di babak kedua.
Kekalahan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (9/3/2026) ini diakui pelatih Persik Kediri, Marcos Reina karena blunder penalti di awal laga.
"Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat berani di stadion yang sangat sulit, di mana kami menunjukkan permainan sepak bola yang bagus," kata Marcos Reina usai laga.
Marcos Reina mencontohkan bagaimana tim bisa mendapatkan peluang dan beberapa kali mengancam lini pertahanan Persib. Bahkan tak sedikit momen di mana Persik Kediri justru menjadi peluang emas walau gagal dikonversi sebagai gol.
"Kami benar-benar sangat dekat untuk mencetak gol dalam banyak situasi, di mana kami mampu merebut bola dari salah satu tim terbaik di liga dengan pemain-pemain yang luar biasa," katanya.
Marcos Reina mengakui bahwa kesalahan tim justru ada pada blunder lini belakang yang berakhir pada dua hadiah penalti bagi Persib. Hal ini berujung pada buyarnya konsentrasi Persik untuk bisa mengejar ketertinggalan gol.
Bahkan penalti tersebut berasal dari pelanggaran M Firli dan Adrian Luna yang membuat Thom Haye dan Andrew Jung bisa mencetak gol dari titik putih.
"Kami melakukan kesalahan pada dua penalti dan itu adalah hal yang 'membunuh' kami," kata pelatih asal Spanyol itu.
Tak berhenti di sana, Marcos Reina pun kesal karena wasit Rio Permana Putra justru merestui gol Andrew Jung di babak kedua walaupun Persib mengambil tendangan bebas sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai.
"Kami juga 'dihancurkan' oleh gol ketiga yang saya ingin tahu mengapa wasit tidak mengetahui aturan, karena ketika seorang wasit menunjukkan kartu kuning, itu wajib baginya untuk meniup peluit untuk memulai kembali permainan, tetapi Persib langsung memulai tanpa peluit dari wasit, jadi itu tidak diperbolehkan," tutupnya.
Load more