Mauricio Souza Beri Respons Usai Dapat Kritik The Jakmania karena Pemain Persija Sering Kartu Merah
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, merespons kritik yang dilayangkan The Jakmania. Hal itu berkaitan dengan sorotan suporter terhadap pemain Macan Kemayoran yang kerap menerima kartu merah dalam pertandingan.
Persija baru saja melakoni laga menghadapi Persebaya Surabaya. Kemenangan 3-0 mewarnai laga lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjadi saksi keperkasaan Macan Kemayoran atas Bajul Ijo.
Ada pemandangan menarik yang tersaji dalam duel kedua kesebelasan tersebut. The Jakmania melayangkan kritik dan sindiran keras kepada Persija.
Berdasarkan pantauan tvOnenews.com di lokasi, suporter Persija secara terbuka menyampaikan kritiknya. Sindiran tersebut terutama ditujukan kepada para pemain.
"Berapa banyak kartu merah lagi yang kamu inginkan," tulis koreografi The Jakmania di tribun timur Stadion GBK.
Pesan tersebut menjadi bentuk kekecewaan suporter terhadap pemain Persija yang kerap menerima kartu merah. Hal ini dinilai merugikan tim dalam berbagai pertandingan penting.
Kartu merah memang menjadi persoalan yang tidak asing di kubu Persija. Sejumlah pemain tercatat beberapa kali harus meninggalkan lapangan lebih cepat dalam laga-laga krusial.
Berdasarkan data I.League, Persija masuk dalam tiga besar klub dengan jumlah kartu merah dan kuning terbanyak hingga pekan ke-26 Super League. Catatan tersebut menjadi sorotan serius bagi tim.
Menanggapi hal itu, Mauricio Souza menilai suporter memiliki alasan kuat untuk menyampaikan kritik. Ia mengakui banyaknya kartu yang diterima tim berdampak langsung pada performa.
"Saya rasa para suporter punya hak penuh dan beralasan untuk mengeluh," ujar Souza dalam konferensi pers usai laga, Sabtu (11/4/2026).
"Kami kehilangan banyak poin di kompetisi karena kartu. Dan hal ini tidak terjadi pada tim-tim yang berada di papan atas," tambahnya.
Lebih lanjut, pelatih asal Brasil itu juga menyinggung soal keputusan wasit dalam beberapa pertandingan. Ia menilai ada momen tertentu di mana pemain Persija mendapatkan hukuman yang terlalu keras.
Salah satu contoh yang ia soroti terjadi pada laga kontra Persebaya. Souza mempertanyakan insiden yang melibatkan Allano Lima di lapangan.
Load more