News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Sebut Ada Dugaan Kelalaian Perangkat Pertandingan yang Berujung Keributan di EPA U-20

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut ada dugaan kelalaian perangkat pertandingan yang menyebabkan terjadinya keributan dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Senin, 20 April 2026 - 15:38 WIB
Sekjen PSSI, Yunus Nusi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menyebut bahwa ada dugaan kelalaian perangkat pertandingan yang menyebabkan terjadinya keributan dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20.

‎Sepak bola Tanah Air tengah dihebohkan dengan insiden tidak terpuji yang melibatkan para pemain muda. Momen itu terjadi dalam laga antara Dewa United U-20 kontra Bhayangkara U-20.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel yang berlangsung pada matchday ke-33 di Stadion Citarum, Minggu (19/4), itu pun langsung menjadi sorotan luas. Secara hasil, Dewa United U-20 sukses mengamankan kemenangan atas Bhayangkara U-20 dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif sejak awal.

Namun, jalannya laga tidak hanya diwarnai persaingan ketat dalam perebutan poin. Ketegangan yang meningkat di lapangan akhirnya berujung pada keributan antarpemain dari kedua tim.

‎Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi yang tidak terkendali. Para pemain terlihat saling dorong hingga terjadi kontak fisik yang memicu kekacauan.

‎Tak hanya pemain yang tengah bertanding, beberapa individu yang tidak mengenakan jersey juga tampak ikut terlibat. Bahkan, ada adegan pemukulan yang terekam jelas dalam salah satu video yang viral.

‎Dalam rekaman lain, terlihat aksi yang lebih ekstrem. Seorang pemain cadangan Dewa United yang mengenakan rompi tampak menjadi sasaran tendangan keras dari pemain Bhayangkara.

Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto arahkan tendangan kungfu ke pemain lawan
Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto arahkan tendangan kungfu ke pemain lawan
Sumber :
  • Instagram @smgfootball

Diketahui bahwa sosok yang melakukan tendangan "kungfu" tersebut adalah Fadly Alberto. Pemain Timnas Indonesia U-20 itu disebut sebagai pelaku tendangan keras dalam video yang tersebar luas.

Yunus Nusi mengatakan bahwa PSSI telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Pihak federasi menegaskan sangat mengutuk keras aksi yang terjadi dalam kompetisi EPA U-20.

‎Sekjen PSSI tersebut menjelaskan bahwa kasus keributan yang berujung kekerasan itu akan langsung dibawa untuk dibahas dalam sidang Komdis PSSI.

‎"Iya, PSSI sudah menerima laporan tentang kejadian dalam pertandingan Dewa United dan Bhayangkara di Elite Pro Academy. Ketua Umum sangat mengutuk keras kejadian ini, terutama terhadap pemain yang melakukan tindakan tersebut," ujar Yunus Nusi, Senin (20/4/2026).

‎"PSSI akan segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya. Kami juga meminta agar kasus ini menjadi prioritas sidang Komdis untuk segera dilaksanakan dan diputuskan," tambahnya.

‎Lebih lanjut, Yunus Nusi menyebut bahwa penyebab terjadinya insiden itu tidak lepas dari dugaan kelalaian perangkat pertandingan. Menurutnya, hal ini harus segera menjadi perhatian utama Komite Wasit.

‎Ia menyebut Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, akan melakukan evaluasi hingga menjatuhkan sanksi jika nantinya terbukti ada kelalaian dari perangkat pertandingan.

‎"PSSI sangat prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Siapa pun yang terlibat akan ditindak oleh PSSI melalui Komite Disiplin, dan kami juga melihat adanya indikasi kelalaian perangkat pertandingan," kata Yunus Nusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Ini juga menjadi perhatian PSSI kepada Komite Wasit, Saudara Ogawa, untuk melakukan evaluasi dan memberikan edukasi serta sanksi kepada perangkat pertandingan jika terbukti lalai," pungkasnya.

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut 5 Abad Jakarta: Manfaatkan Konsultasi Arsitektur Gratis di Jakarta Architecture Festival 2026

Sambut 5 Abad Jakarta: Manfaatkan Konsultasi Arsitektur Gratis di Jakarta Architecture Festival 2026

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti secara resmi membuka perhelatan Jakarta Architecture Festival (JAF) 2026 di kawasan M Bloc Space, Jakarta ..
Sudah Bercerai dari Insanul, Wardatina Mawa Hanya Inginkan Satu Hal Ini dari Mantan Suami

Sudah Bercerai dari Insanul, Wardatina Mawa Hanya Inginkan Satu Hal Ini dari Mantan Suami

Wardatina Mawa tak ingin mencampuri kehidupan Insanul Fahmi setelah bercerai. Ia hanya berharap mantan suaminya memenuhi tanggung jawab sebagai ayah.
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2012

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2012

Memasuki masa dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mencatatkan rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi ...
Wardatina Mawa Singgung Nafkah Anak dari Insanul, Sebut Rp3.000 Pun Tak Masalah

Wardatina Mawa Singgung Nafkah Anak dari Insanul, Sebut Rp3.000 Pun Tak Masalah

Wardatina Mawa singgung nafkah anak dari Insanul Fahmi yang diputuskan Rp3 juta per bulan. Mawa mengaku ikhlas jika hanya diberi Rp3.000.
Dorong Kemandirian Energi, Tanaman Aren Jadi Andalan Baru di Batang

Dorong Kemandirian Energi, Tanaman Aren Jadi Andalan Baru di Batang

KEK Industropolis Batang mempertegas komitmennya dalam menjaga keseimbangan ekologi di tengah pesatnya pembangunan kawasan. 
Dapat Lisensi Pengemudian Otonom Level 2, Mercedes Segera Luncurkan MB.Drive Assist Pro Terbarunya

Dapat Lisensi Pengemudian Otonom Level 2, Mercedes Segera Luncurkan MB.Drive Assist Pro Terbarunya

Mercedes-Benz bersiap menghadirkan teknologi bantuan mengemudi terbaru, MB.Drive Assist Pro, di Jerman pada awal 2027.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT