News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Komite Wasit PSSI Soroti Keterbatasan VAR di Super League, Tambahan Kamera Jadi Kunci

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyoroti lagi aspek penting dalam penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola Indonesia.
Jumat, 24 April 2026 - 09:45 WIB
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, Minta Tambahan VAR Untuk Liga Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, kembali menyoroti aspek penting dalam penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi sepak bola Indonesia. Ia menilai penambahan jumlah kamera menjadi salah satu faktor krusial untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan wasit di lapangan.

Menurut Ogawa, keberadaan kamera tambahan akan memberikan sudut pandang yang lebih beragam dalam meninjau suatu insiden. Hal ini dinilai sangat membantu untuk memastikan keputusan yang diambil benar-benar akurat dan adil bagi semua pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks Super League 2025/2026, ia menilai sistem VAR yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan. Salah satunya terkait jumlah kamera yang digunakan dalam setiap pertandingan yang belum maksimal.

Penambahan kamera ini, lanjut Ogawa, bukan sekadar pelengkap teknologi, melainkan kebutuhan penting. Dengan lebih banyak sudut pandang, potensi kesalahan dalam membaca situasi bisa diminimalkan.

"Sebenarnya kamera garis gawang tidak wajib dalam penggunaan VAR. Namun, jika ada tentu akan jauh lebih baik," ujar Ogawa saat ditemui awak media di GBK Arena, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

"Kami tidak bisa memaksakan kepada liga profesional. Namun ke depan, jika ada dua kamera di garis gawang, itu akan membuat keputusan lebih adil bagi semua pihak dalam sepak bola. Kami juga harus memahami kondisi saat ini dan mengelola yang ada," tambahnya.

Pernyataan ini muncul setelah adanya kontroversi dalam pertandingan antara Dewa United Banten FC melawan Persib Bandung. Laga tersebut berlangsung di Banten International Stadium pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Insiden yang menjadi sorotan terjadi saat gol pertama Dewa United tercipta melalui Alex Martins. Proses gol itu diperdebatkan karena bola diduga sudah keluar lapangan sebelum akhirnya dikirim kepada Martins.

Bola sebelumnya dikuasai oleh Alexis Messidoro yang kemudian memberikan umpan matang. Namun dalam tayangan ulang, muncul indikasi bahwa bola sempat melewati garis lapangan sebelum umpan dilepaskan.

Situasi tersebut membuat para pemain Persib Bandung sempat berhenti bermain. Mereka mengira bola telah keluar, tetapi permainan tetap dilanjutkan hingga akhirnya menghasilkan gol.

Ogawa menjelaskan bahwa dalam kasus ini VAR tidak bisa melakukan intervensi. Hal tersebut disebabkan keterbatasan jumlah kamera yang tersedia dalam sistem yang digunakan di kompetisi domestik.

Ia menyebutkan bahwa saat ini VAR di Super League hanya didukung oleh 13 kamera. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan dengan teknologi yang digunakan dalam ajang internasional.

Sebagai perbandingan, Ogawa menyinggung penggunaan VAR di Piala Dunia 2022 yang didukung sekitar 50 kamera. Banyaknya kamera tersebut memungkinkan tim VAR mendapatkan sudut pandang yang jauh lebih lengkap.

Dalam turnamen tersebut, salah satu contoh krusial adalah gol Jepang ke gawang Spanyol. Keputusan yang sempat diperdebatkan itu akhirnya disahkan berkat sudut kamera tambahan.

"Kejadian ini sama seperti waktu Jepang di Piala Dunia 2022," jelas Ogawa.

Lebih lanjut, Ogawa menegaskan bahwa keputusan wasit dalam pertandingan tersebut sudah sesuai prosedur. Ia menyebut wasit telah mengambil posisi terbaik dan mendapatkan bantuan dari asisten wasit.

Menurutnya, jika wasit tidak sepenuhnya yakin bahwa bola sudah keluar, maka permainan memang harus tetap dilanjutkan. Dalam kondisi seperti itu, VAR berperan sebagai alat verifikasi tambahan.

"Jika wasit atau asisten wasit sudah berusaha mengambil posisi terbaik dan melihat situasi, jika 100 persen yakin bola keluar maka harus memberi sinyal. Namun jika tidak 100 persen yakin, keputusan di lapangan harus dipertahankan dan VAR akan mengecek," jelas pria asal Jepang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika VAR tidak menemukan bukti 100 persen bola keluar atau masuk, maka keputusan awal harus tetap dipertahankan. Jika ada bukti 100 persen, barulah direkomendasikan perubahan," tutupnya.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT