News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Ribut-ribut Bobotoh Vs Dedi Mulyadi, Perkara Pamerkan Bonus Miliaran Persib Bandung Sampai Bojan Hodak Angkat Suara

Bobotoh membentangkan spanduk "Shut Up KDM" di pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumatkemarin.
Senin, 27 April 2026 - 01:39 WIB
Bobotoh Persib Bentangkan Spanduk "Shut Up KDM" di Tribun Utara GBLA saat Laga Persib vs Arema FC, Jumat (24/4/2026)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Suporter Persib Bandung, Bobotoh ramai-ramai mengkritik sikap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang memamerkan bonus miliaran yang diterima Persib dari politikus Maruarar Sirait. 

Puncaknya, Bobotoh membentangkan spanduk "Shut Up KDM" di pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (24/4/2026) kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik pun bertanya-tanya bagaimana kronologi ribut-ribut Bobotoh dengan KDM, sapaan Dedi Mulyadi ini. Ternyata, bukan karena rencana penutupan jalan atau absennya KDM di laga kandang, melainkan perkara KDM yang memamerkan bonus miliaran Persib Bandung. 

Hal ini bermula dari Persib Bandung yang akan menyelesaikan kompetisi Super League 2025-2026. Bersaing ketat di papan atas, Persib pun menyisakan sembilan pertandingan final dengan lima laga tandang dan empat laga kandang. 

Persib awalnya tampil menjanjikan dengan menang di laga tandang melawan Semen Padang dan berhasil kembali mengamankan poin penuh dari Bali United di kandang. 

Dewa United vs Persib Bandung
Dewa United vs Persib Bandung
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Sampai akhirnya, Persib Bandung menghadapi laga tandang melawan Dewa United di Banten International Stadium, Serang, Senin (20/4/2026) lalu. 

Tepat sebelum pertandingan berlangsung, KDM mengunggah video berupa apresiasi terhadap Maruarar Sirait yang memberikan bonus Rp1 miliar pada Persib. Saat itu, KDM menggunakan panggilan Asep Ara Sirait untuk merujuk pada sang politikus. 

"Saking inginnya Persib juara dalam tiga kali berturut-turut dan lima kali dalam sepanjang sejarah liga di Indonesia, Kang Asep Ara Sirait memberikan supporting bantuan Rp1 miliar dalam pertandingan melawan Dewa United di Banten," kata Dedi Mulyadi dikutip dari akun Instagram pribadinya. 

Dedi Mulyadi mengklaim Maruarar Sirait tidak ingin kebaikannya itu dipublikasikan. Namun politikus Gerindra ini tetap mengumumkannya tepat sebelum pertandingan Persib melawan Dewa United. 

"Hal itu dilakukan karena kecintaan beliau terhadap Persib Bandung. Untuk itu ,eskipun dia menyampaikan pada saya tidak boleh di-expose, tapi setiap kebaikan harus saya sampaikan," kata Dedi Mulyadi. 

Bukannya kemenangan yang didapatkan Persib Bandung, Dewa United justru mampu menahan imbang Maung Bandung dengan skor 2-2. Jauh dari harapan Dedi Mulyadi yang menginginkan kemenangan dan clean sheet bagi Persib Bandung. 

"Tetapi semoga supporting ini menambah semangat para pemain untuk menang melawan Dewa United. Terima kasih Kang Asep Ara Sirait, semoga rezeki ini menjadi spirit agar Persib bisa mencetak gol dan mempertahankan gawang tidak kebobolan," kata Dedi Mulyadi. 

Sontak Dedi Mulyadi pun menjadi bulan-bulanan Bobotoh baik di media sosial maupun di dunia nyata. Ribuan komentar pun membanjiri unggahan Dedi Mulyadi tepat hasil imbang tersebut.

Komite Wasit PSSI komentari gol kontroversial Dewa United
Komite Wasit PSSI komentari gol kontroversial Dewa United
Sumber :
  • Dewa United
 

Spanduk Shut Up KDM Berkibar pada Laga Persib Bandung vs Arema di Stadion GBLA

Puncaknya, spanduk "Shut Up KDM" pun dibentangkan di arah Tribun Utara Stadion GBLA. Kabar banner itu pun sampai di telinga Dedi Mulyadi. 

Dedi Mulyadi kembali angkat suara soal caranya memamerkan bonus tersebut di media sosial. Alih-alih menyebut bonus Rp1 miliar, Dedi Mulyadi mengakui Maruarar Sirait memberi bonus Rp5 miliar untuk lima laga tandang Persib. 

"Teman-teman bobotoh yang ada di Tribun Utara GBLA, saat Persib bertanding melawan Arema FC, saya ucapkan terima kasih ya, atas spanduk yang dibentangkannya. Intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib," kata Dedi Mulyadi. 

Dedi pun menjelaskan awal dari tercetusnya bonus tersebut ke publik. Di mana perwakilan manajemen Persib, Maruarar Sirait dan Dedi Mulyadi bertemu untuk membicarakan peluang Persib hattrick juara. 

"Karena tantangannya berat diperlukan supporting yang sangat tinggi, itu yang disampaikan Bang Ara (Maruarar Sirait). Sehingga secara spontan saat itu, Bang Ara menyampaikan bahwa 'Saya akan membantu memberikan bonus kepada setiap pertandingan di kandang lawan'," terang KDM. 

"Dari tujuh pertandingan, ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus masing-masing Rp1 miliar, dan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp5 miliar, untuk lima pertandingan," tambahnya.

Dedi Mulyadi tak menyebut perwakilan manajemen Persib tersebut. Dia menggunakan sapaan 'Top Manajemen Persib' untuk merujuk pada pertemuan itu. 

Tak sampai di sana, Dedi Mulyadi ternyata sudah meminta izin untuk memamerkan bonus Maruarar Sirait pada top manajemen tersebut sebagai bukti transparansi aliran dana pada publik. 

"Saya tiga kali menanyakan "boleh enggak kalau itu di-publish" dia nyatakan "boleh"," katanya merujuk pada top manajemen tersebut.

Dedi Mulyadi pun meminta ribut-ribut di media sosial antara dirinya dan Bobotoh pun berhenti. Apalagi kini Persib harus fokus pada lima laga sulit dengan kondisi poin yang sama dengan Borneo FC. 

"Itulah peristiwa yang terjadi. Saya ingin menyampaikan, sudah kita tidak usah lagi membicarakan ini secara berkelanjutan. Fokuslah Persib untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Agar seluruh harapan keingiann juara untuk ketiga kalinya tercapai," katanya. 

"Saya ucapkan terima kasih atas saran dan kritiknya. Semangat bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial. Hatur nuhun!" kata mantan bupati Purwakarta ini. 

Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Instagram Dedi Mulyadi/tiktok KDM lovers

Bukan Top Manajemen tapi Persib Bandung Buka Suara 

Tak hanya KDM, Persib Bandung melalui pelatih Bojan Hodak dan kapten Marc Klok pun mengomentari bonus pemberian politikus yang dipamerkan sang Gubernur Jawa Barat tersebut. 

Bojan Hodak menyebut bonus tersebut layak diberikan pada pemain karena memang bisa menjadi motivasi untuk terus konsisten di papan atas. 

"(Yang ini?) Apa yang anda ingin saya bicarakan? Bagus jika mendapatkan bonus, para pemain tentunya layak mendapatkan bonus. Dan kami berada di peringkat pertama, benar kan? Anda bermain untuk bonus, begitulah sepakbola profesional," kata Bojan.

Sementara itu, Marc Klok mengakui bonus tim adalah hal biasa dalam sepak bola. Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras pemain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka apresiasi kita, apresiasi klub, apresiasi kota, ini penting hasil kita buat kota semuanya buat klub, dan di sepak bola itu hal biasa mendapatkan apresiasi dan mendapatkan bonus," kata Marc Klok. 

"Karena setiap klub di Liga Indonesia punya itu, mungkin kalau sekarang di media baru orang bicara. Kalau kamu lihat di setiap klub liga ada itu (bonus), itu hal biasa di dunia, bukan di Indonesia saja, itu normal," kata Marc Klok. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT