Datang Tanpa Beban, PSIM Yogyakarta Sebut Persib Bandung yang Tertekan
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul van Gastel memastikan timnya tanpa beban ketika menghadapi Persib Bandung.
Tampil di laga pekan ke-31 Super League 2025-2026, PSIM Yogyakarta menantang Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026).
Dalam pertandingan ini, Jean Paul van Gastel tak mau membebani apa pun pada timnya. Target tim untuk tetap bertahan di Super League telah diselesaikan sehingga PSIM datang tanpa beban.
"Menurut saya, saya tidak perlu memotivasi pemain saya untuk pertandingan seperti ini. Secara keseluruhan, saya tidak perlu memotivasi mereka sama sekali karena tim saya sejak awal musim sudah memulai dengan sangat baik," kata Jean Paul van Gastel.
Datang sebagai pelatih tim promosi, PSIM Yogyakarta berhasil bertahan setelah pesaing berat mereka, Persis Solo kalah dari Malut United kemarin.
"Target kami adalah tidak terdegradasi, dan karena hasil Solo kemarin, secara resmi kami tetap bertahan di liga tertinggi," kata pelatih asal Belanda ini.
"Jadi, saya rasa itu adalah pujian bagi tim saya dan bagi klub secara umum," katanya.
Walau datang tanpa beban, Jean Paul mengakui tim antusias untuk tampil di hadapan suporter lawan dengan kondisi tiket telah terjual habis.
"Tapi soal motivasi, jika Anda bisa bermain di stadion seperti ini, sama halnya ketika kami bermain melawan Persija di depan 55 ribu orang dan besok saya rasa akan ada 30 ribu orang di sini, jika saya harus memotivasi mereka untuk pertandingan semacam ini, maka lebih baik saya berhenti dari pekerjaan saya atau pemain saya harus berhenti bermain," katanya.
"Karena inilah pertandingan yang Anda impikan, dengan banyak penonton," tegasnya.
Sebaliknya, Jean Paul menyebut Persib tampil dalam keadaan tertekan. Sempat mencatatkan hasil imbang di dua laga, Persib terancam tersalip oleh Borneo FC dan Persija yang mengintai di peringkat kedua dan ketiga klasemen.
"Persib perlu menang dari kami karena mereka sedang mencoba menjuarai gelar, dan pertandingan berikutnya mereka harus ke Jakarta, jadi itu akan menjadi pertandingan yang sangat berat bagi mereka. Jadi, bagi mereka mungkin tekanannya lebih besar daripada tekanan bagi kami," tutupnya.
Load more