Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marc Klok Kena Semprot Henri Doumbia Lewat Instagram, Pemain Pantai Gading Ini Tak Gentar Ungkap Kebenaran

Henri Doumbia angkat bicara soal dugaan rasisme Marc Klok usai laga Bhayangkara FC vs Persib. Ia tegaskan yakin dengan apa yang didengar dan sudah lapor resmi.
Selasa, 5 Mei 2026 - 19:00 WIB
Henri Doumbia
Sumber :
  • Instagram - Henri Doumbia

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Bhayangkara FC, Henri Doumbia akhirnya buka suara secara resmi melalui akun Instagram pribadinya terkait kontroversi dugaan rasisme yang melibatkan kapten Persib Bandung, Marc Klok, dalam laga Super League 2025-2026 pekan ke-30.

Insiden panas ini mencuat usai laga Bhayangkara FC kontra Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Persib Bandung atas Bhayangkara FC dengan skor 4-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan ini bermula ketika Bhayangkara FC mengeluarkan pernyataan resmi pada Sabtu (2/5/2026) pagi yang memaparkan dugaan kejadian saat kapten Wahyu Subo Seto bersitegang dengan Marc Klok di lorong menuju ruang ganti. Video perdebatan antara dua kapten tim itupun viral di berbagai platform media sosial dan memantik reaksi luas dari publik pencinta sepak bola Tanah Air.

Bhayangkara FC menjelaskan kronologi aksi rasisme yang diduga dilakukan terhadap Henri Doumbia, dengan menyebut bahwa kejadian itu muncul pada babak pertama, dan Doumbia kemudian memberitahukan insiden tersebut kepada kapten Wahyu Subo Seto. Wahyu pun langsung menghampiri Klok untuk meminta klarifikasi, dan momen itulah yang tertangkap kamera dan menyebar luas.

Tak mau bungkam, Henri Doumbia kemudian mengeluarkan pernyataan resmi lewat akun Instagram pribadinya. Pemain internasional asal Pantai Gading itu menegaskan sikapnya dengan tegas:

"Selama pertandingan, saya mendengar sebuah komentar yang saya anggap tidak pantas. Saya melaporkannya dengan itikad baik, sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain profesional. Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya — saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya tidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius," kata Doumbia.

Doumbia mengakui memang ada perbedaan versi dari masing-masing pihak, namun ia memilih untuk tetap berdiri teguh pada apa yang ia alami langsung di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa dirinya sudah menempuh jalur yang benar sesuai prosedur yang berlaku dalam dunia sepak bola profesional.

Lebih jauh, penyerang Bhayangkara FC itu menyampaikan rekam jejaknya selama berkarier di berbagai negara sebagai bukti integritasnya. Dalam pernyataannya, Doumbia menegaskan:

"Sepanjang karier saya, saya telah bermain di berbagai negara dan lingkungan, dengan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai rasa hormat, profesionalisme, dan integritas. Saya belum pernah terlibat dalam situasi seperti ini sebelumnya, itulah mengapa saya menyikapinya dengan serius dan penuh tanggung jawab," lanjutnya.

Meski bersikap tegas, Doumbia tetap menunjukkan sportivitas dan tidak ingin situasi ini menjadi bahan perpecahan di dunia sepak bola Indonesia. Ia secara eksplisit menyatakan tetap menghormati Persib Bandung maupun Marc Klok sebagai kapten tim.

Di sisi lain, Marc Klok membantah tuduhan tersebut dan menyebut ada kesalahpahaman, di mana kata "back" yang ia ucapkan dalam kalimat "Give me the ball back" disalahpahami oleh Doumbia yang mendengarnya menjadi "black". Klok bahkan mengklaim bahwa Doumbia sudah meminta maaf atas kesalahpahaman tersebut setelah keduanya berbicara langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pernyataan resmi Doumbia di Instagram jelas membantah narasi bahwa masalah ini sudah selesai. Persib Bandung sendiri memilih bersikap hati-hati dan menegaskan bahwa isu sensitif seperti ini tidak boleh diputuskan hanya lewat spekulasi, serta mendorong agar proses penanganan berjalan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak berwenang.

Bhayangkara FC pun telah mengambil langkah resmi dengan melaporkan kejadian ini kepada Match Commissioner dan mengirimkan surat kepada Komite Disiplin PSSI terkait dugaan aksi rasisme tersebut. Kini bola ada di tangan Komdis PSSI untuk menyelidiki dan memutuskan perkara ini secara adil. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM solar jenis baru B50 atau biodiesel 50 yang komposisinya terdiri dari campuran 50 persen minyak kelapa sawit serta 50 persen solar, resmi diluncurkan per 1 Juli 2026.
Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Bulan Juni 2026 masih menjadi milik Garuda dengan capaian Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat empat Princess Cup dan Timnas Voli Indonesia yang menjadi juara AVC Men's Cup 2026. 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT