News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Dalam Pengawasan FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan, PSSI Beri Wejangan untuk Suporter: Harus Dewasa dan Siap Menerima Kekalahan

PSSI mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dalam sepak bola Indonesia. Imbauan tersebut disampaikan Sekjen PSSI, Yunus Nusi, setelah sejumlah insiden.
Minggu, 10 Mei 2026 - 11:34 WIB
Sekjen PSSI, Yunus Nusi
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI kembali mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dalam sepak bola Indonesia. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, setelah muncul sejumlah insiden yang melibatkan suporter dalam beberapa pertandingan terakhir.

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Hingga saat ini, sepak bola Indonesia masih berada dalam pengawasan FIFA pascatragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Oktober 2022 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yunus Nusi menegaskan bahwa setiap tindakan suporter di stadion kini menjadi perhatian serius. Karena itu, ia meminta seluruh pendukung klub di Indonesia bisa lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan.

Sorotan terbaru muncul saat laga final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu malam lalu. Dalam pertandingan tersebut, terlihat aksi penyalaan flare yang sempat mencuri perhatian publik.

Final tersebut berlangsung dramatis dan penuh tensi tinggi. Garudayaksa akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan PSS Sleman melalui adu penalti dengan skor 4-3.

Sebelum ditentukan lewat adu penalti, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu berakhir. Atmosfer pertandingan yang panas membuat emosi sebagian suporter ikut memuncak selepas laga selesai.

Yunus Nusi mengaku menyayangkan munculnya reaksi berlebihan dari sejumlah penonton di stadion. Ia berharap suporter tidak lagi meluapkan emosi secara berlebihan, baik ketika tim kesayangannya menang maupun kalah.

“Kita ingat masih dalam pengawasan FIFA, kita berharap sepak bola ke depan berjalan dengan baik tentu tidak terlepas dari sportivitas,” ujar Yunus Nusi, dikutip dari ANTARA.

Menurut Yunus, kedewasaan suporter menjadi faktor penting bagi masa depan sepak bola nasional. Ia menilai citra sepak bola Indonesia tidak hanya ditentukan kualitas pertandingan, tetapi juga perilaku para pendukung di tribun stadion.

“Ada reaksi setelah pertandingan, kita juga berharap semoga ini tidak terulang lagi. Dan tentu juga perlahan-lahan kita berharap kawan-kawan suporter untuk selalu dewasa menerima kemenangan, kekalahan, dan kemudian meluapkan kemenangan dan atau kekalahannya,” tambahnya.

Tragedi Kanjuruhan memang menjadi pukulan besar bagi sepak bola Indonesia. Insiden tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga membuat FIFA memberikan perhatian khusus terhadap sistem keamanan dan budaya suporter di Tanah Air.

Kekhawatiran PSSI semakin bertambah setelah terjadinya kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, sehari sebelum final di Sleman berlangsung. Dalam pertandingan tersebut, Persipura Jayapura harus menerima kenyataan pahit gagal promosi setelah kalah 0-1 dari Adhyaksa.

Kekalahan itu memicu kekecewaan besar dari sebagian suporter Persipura. Sejumlah pendukung dilaporkan masuk ke lapangan dan merusak beberapa fasilitas stadion hingga terjadi aksi pembakaran kendaraan di sekitar area pertandingan.

Situasi tersebut membuat PSSI kembali menegaskan bahwa aturan larangan suporter tandang masih tetap berlaku. Federasi belum ingin mengambil risiko dengan membuka kembali akses away bagi kelompok pendukung dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan terkait kelanjutan aturan tersebut nantinya akan dibahas bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB). PSSI bersama Komite Eksekutif disebut ingin melakukan evaluasi menyeluruh sebelum mengambil keputusan untuk musim depan.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

1.147 Personel Paspampres Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Alutsista Canggih Disiagakan

1.147 Personel Paspampres Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Alutsista Canggih Disiagakan

1.147 Personel beserta berbagai alutsista dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.
Imigran Ilegal Semakin Tak Terkendali di Eropa, Ini Sikap Italia dan Denmark

Imigran Ilegal Semakin Tak Terkendali di Eropa, Ini Sikap Italia dan Denmark

Pemimpin Eropa mulai menyerukan perubahan pada konvensi hak asasi manusia Eropa untuk meningkatkan deportasi.
Ribuan Warga Antusias Naik Kapal Perang Saat Open Base Koarmada II Surabaya

Ribuan Warga Antusias Naik Kapal Perang Saat Open Base Koarmada II Surabaya

Ribuan warga memadati Markas Komando Armada II (Koarmada II) TNI AL di Ujung, Surabaya, dalam kegiatan Open Base
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 83,28, Qodari: Setiap Angka Adalah Masukan dari Jemaah

Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 83,28, Qodari: Setiap Angka Adalah Masukan dari Jemaah

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan hasil Survei Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) yang dirilis BPS menjadi gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan haji 2026.
Qodari Klaim Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia Turun

Qodari Klaim Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia Turun

Qodari mengatakan, indikator tersebut terlihat dari penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang terjadi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Jadi Incaran PSG Kata Media Italia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Jadi Incaran PSG Kata Media Italia

Jay Idzes kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa bek Timnas Indonesia tersebut masuk radar PSG. Media Italia sebut Idzes sedang dipantau ketat.

Trending

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Gadis berbaju putih menuai sorotan lantaran dirinya dianggap yang pertama kali menawarkan sayembara sebotol miras Newport dengan hafala Ad-Dhuha di konser.
Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT