Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persija Jakarta Vs Semen Padang: Tekad Macan Kemayoran Akhiri Musim dengan Manis Usai Gagal Juara

Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, tegaskan timnya tidak akan tampil setengah hati saat hadapi Semen Padang pada pekan terakhir Super League 2025/2026.
Jumat, 22 Mei 2026 - 10:11 WIB
Manajer Persija Ardhi Tjahjoko berbicara terkait peluang timnya bisa melakukan pertandingan uji coba melawan klub Korea Selatan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, menegaskan timnya tidak akan tampil setengah hati saat menghadapi Semen Padang pada pekan terakhir Super League 2025/2026. Duel tersebut akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB.

‎Meski hasil pertandingan sudah tidak memengaruhi posisi kedua tim di klasemen akhir, Persija tetap membidik kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Macan Kemayoran ingin menutup musim dengan hasil positif sekaligus menjaga gengsi sebagai salah satu tim papan atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Tim berjuluk Macan Kemayoran itu telah memastikan finis di posisi ketiga klasemen akhir musim ini. Sementara itu, Semen Padang dipastikan harus turun kasta ke kompetisi level kedua musim depan setelah gagal keluar dari zona degradasi.

‎Situasi tersebut tidak membuat Persija menganggap enteng lawannya. Ardhi Tjahjoko menilai setiap tim tetap memiliki kualitas yang patut diwaspadai, terlepas dari posisi mereka di papan klasemen.

‎"Kalau bagi saya, tim mau tim papan bawah atau papan atas sama saja. Semuanya pasti mempunyai kekuatan. Jadi kami tetap tampil maksimal besok," ujar Ardhi.

‎Persija memang gagal memenuhi target utama mereka musim ini setelah kembali gagal mengakhiri puasa gelar. Meski mampu bersaing di papan atas, performa Macan Kemayoran dinilai belum cukup konsisten untuk menjadi kampiun.

‎Ardhi mengakui dirinya ikut memikul tanggung jawab atas kegagalan Persija meraih trofi musim ini. Menurut dia, hasil yang diraih tim bukan hanya menjadi beban pemain dan pelatih, tetapi juga manajemen.

‎Pria yang juga berpangkat Marsekal Muda TNI itu bahkan membuka kemungkinan untuk tidak lagi menjabat sebagai manajer Persija musim depan. Keputusan akhir, kata Ardhi, akan berada di tangan pimpinan klub.

‎"Saya serahkan ke pimpinan, saya siap untuk mundur," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Meski demikian, Ardhi masih menyimpan keinginan besar untuk tetap bertahan bersama Persija. Ia mengaku masih memiliki ambisi membawa klub ibu kota itu kembali meraih gelar juara pada musim mendatang.

‎Target tersebut terasa semakin spesial karena Jakarta akan merayakan usia ke-500 tahun pada 2026. Ardhi berharap momentum bersejarah itu dapat berjalan beriringan dengan keberhasilan Persija menjadi kampiun liga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.

Trending

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT