Resmi! Persija Jakarta Pisah dengan Mauricio Souza, Manajemen Langsung Buru Pelatih Baru
- I.League
Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta resmi tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih asal Brasil, Mauricio Souza. Meski sang juru taktik menorehkan catatan poin terbaik klub dalam satu dekade terakhir, namun manajemen Macan Kemayoran memiliki alasan lain.
Keputusan ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi, mengingat Persija tampil cukup kompetitif sepanjang musim. Namun, manajemen menilai target yang telah disepakati sejak awal kontrak tidak berhasil dicapai sehingga kerja sama harus berakhir.
Mauricio Souza sebelumnya datang ke Persija pada Mei 2025 untuk memimpin tim menghadapi Liga 1 2025/2026. Saat diperkenalkan, manajemen menaruh harapan besar agar pelatih kelahiran Rio de Janeiro itu mampu membawa Macan Kemayoran kembali ke jalur prestasi.
Di bawah komandonya, Persija mengakhiri musim dengan 71 poin dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Catatan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Persija sejak kompetisi kembali memakai format satu wilayah.
- Instagram - Persija Jakarta
Meski gagal memenuhi target utama, Mauricio tetap meninggalkan jejak penting dalam perjalanan Persija musim ini. Ia mampu membentuk identitas permainan yang agresif, berani menekan lawan, dan cukup konsisten mendominasi pertandingan.
Persija juga mengapresiasi kontribusi Mauricio beserta jajaran stafnya selama menangani tim ibu kota. Selain Mauricio, Macan Kemayoran turut mengakhiri kerja sama dengan Italo Bartole Resende, Vitor Branco da Cruz, Gerson Rodrigues Rios, Caio Araujo, dan Claudio Luzardi.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan. Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” ujar Direktur Persija, Mohamad Prapanca dikutip dari situs resmi klub pada Selasa (26/5/2026).
Sebelum keputusan ini muncul, masa depan Mauricio memang sempat menjadi tanda tanya setelah kompetisi berakhir. Bahkan, sang pelatih sempat menyinggung bahwa performa kandang menjadi salah satu faktor yang membuat Persija gagal finis lebih tinggi.
Mauricio menilai Persija sebenarnya sangat kuat saat tampil tandang, tetapi kehilangan sejumlah poin penting di kandang sendiri. Persija disebut kehilangan sekitar 11 poin saat bermain di hadapan pendukung sendiri, yang akhirnya berpengaruh pada posisi akhir klasemen.
Kini, Persija mulai menatap musim 2026/2027 dengan arah baru. Manajemen memastikan sudah bergerak mencari sosok pelatih pengganti yang dianggap paling tepat untuk membawa klub kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” tuturnya melanjutkan. (fan)
Load more