Daisuke Sato Akhirnya Buka Suara setelah Persib Kena Larangan FIFA, Eks Maung Bandung Tegaskan Hal Ini
- Media Persib Bandung
Sato juga mengungkapkan bahwa Persib sempat meminta agar keputusan tersebut tidak dipublikasikan dengan mencantumkan nama pemain dan klub. Namun, pihaknya keberatan karena menilai perkara tersebut perlu ditangani secara terbuka.
“PERSIB meminta agar keputusan tersebut tidak dipublikasikan dengan nama pemain dan klub, dengan alasan kekhawatiran terkait kehormatan dan reputasi. Kami keberatan dengan permintaan tersebut karena kami percaya masalah ini harus ditangani dengan transparansi," ucapnya.
Dalam klarifikasinya, Sato kembali menegaskan bahwa sanksi FIFA yang muncul saat ini bukan karena dirinya baru melaporkan Persib. Ia menyebut situasi tersebut merupakan akibat dari kegagalan mematuhi keputusan akhir dalam batas waktu yang telah ditentukan.
“Oleh karena itu, larangan registrasi FIFA saat ini bukan karena saya melaporkan klub sekarang. Ini adalah konsekuensi dari kegagalan untuk mematuhi keputusan akhir dalam waktu yang ditentukan," katanya.
Meski bersengketa dengan Persib, Sato menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan klub maupun Bobotoh. Ia juga menyatakan tetap menghormati sejarah Persib, mantan rekan setimnya, dan sepak bola Indonesia.
“Saya ingin memperjelas bahwa saya tidak pernah memiliki masalah dengan pendukung PERSIB, atau klub sebagai sebuah institusi. Saya selalu menghormati PERSIB, sejarahnya, rekan satu tim saya, dan sepak bola Indonesia," ucapnya.
“Proses ini tidak pernah bersifat pribadi dan tidak pernah dimaksudkan untuk merugikan klub atau pendukungnya. Ini semata-mata tentang melindungi hak-hak profesional saya dan memastikan bahwa keputusan yang tepat dihormati," sambungnya.
Sato kemudian meminta publik memahami kronologi kasus secara utuh sebelum memberi penilaian. Ia berharap kritik tidak diarahkan kepadanya tanpa melihat proses panjang yang telah berjalan sejak persoalan kontraknya muncul.
“Saya dengan hormat meminta kepada publik dan para pendukung untuk memahami kronologi lengkap sebelum membuat penilaian atau mengarahkan kritik kepada saya," katanya.
Pada bagian akhir pernyataannya, Sato menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendampinginya selama proses hukum berjalan. Ia secara khusus menyebut tim hukum yang menemaninya sejak awal sengketa.
“Terakhir, saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya selama tiga tahun ini, terutama tim hukum saya, Pedro Macieirinha dan JMPM - Sociedade de Advogados, yang telah bersama saya sejak awal proses ini," ucapnya.
Load more