Ternyata STY Tolak Tawaran 2 Negara Raksasa Ini Demi Persija
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
tvOnenews.com – Pelatih anyar Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) secara blak-blakan mengaku sempat menolak tawaran menggiurkan untuk menakhodai klub asal Jepang dan China, sebelum akhirnya memantapkan hati memilih tim Macan Kemayoran.
"Ada banyak hal kenapa harus memilih Jakarta. Sebelum tawaran dari Persija Jakarta, sudah ada tawaran dari Liga Jepang dan China," ungkap Shin Tae-yong seperti dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube resmi Persija.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan tersebut, ia memprediksi akan menemui jalan terjal dan kesulitan adaptasi andai nekat mengambil pekerjaan di kompetisi Negeri Tirai Bambu sebagai pelatih asing baru.
"Kalau misalnya ke China, mungkin ada kesulitan ya, salah satunya seperti pelatih asing yang baru datang jadi enggak kenal apa-apa. Tetapi kan ya kalau Jakarta saya sangat kenal," tambah pelatih yang akrab disapa STY tersebut.
- Tangkapan layar YouTube Persija Jakarta
Sebagai informasi, Persija Jakarta secara resmi mengumumkan penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru menggantikan posisi Mauricio Souza dalam sesi konferensi pers yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 8 Juni 2026 lalu.
Bersama manajemen Macan Kemayoran, STY diikat kontrak jangka panjang dengan durasi tiga tahun.
"(Kontraknya) Kurang lebih tiga tahun. Alasan kontrak tiga tahun, karena kita berproses karena tentunya coach Shin harus terlibat dengan pengembangan infrastruktur dan pengembangan pemain muda. Semua kami mencoba mengakselerasi selama tiga tahun ke depan ini," papar Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
Langkah manajemen Persija mendaratkan STY merupakan respons cepat setelah mereka resmi mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza.
Pelatih asal Brasil itu didepak lantaran dinilai gagal memenuhi target mutlak dari jajaran manajemen untuk membawa tim kebanggaan Jakmania tersebut merengkuh trofi juara Super League musim 2025/2026 kemarin.
Pada kompetisi Super League musim 2025/2026, Persija Jakarta harus puas finis di peringkat ketiga klasemen akhir dengan mengoleksi total 71 poin.
Tim Ibu Kota tersebut finis di bawah Borneo FC yang nangkring di posisi runner-up, serta rival abadi mereka, Persib Bandung, yang keluar sebagai kampiun.
- tvOnenews-Ilham Giovani
Kehadiran Shin Tae-yong di kursi kepelatihan Persija dipastikan akan mendapat sambutan hangat.
STY sendiri dikenal memiliki ikatan emosional dan kedekatan yang sangat luar biasa dengan pencinta sepak bola tanah air karena pernah menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia sejak akhir Desember 2019 hingga Januari 2025.
Selama menukangi skuad Garuda, pelatih berusia 55 tahun itu memegang kendali penuh untuk tiga kelompok umur sekaligus, yakni timnas senior, U-23, dan U-20.
Selama masa baktinya yang panjang di tanah air, STY menorehkan tinta emas lewat berbagai pencapaian mentereng.
Di antaranya membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2020, menyabet Medali Perunggu SEA Games 2021, meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke putaran final Piala Asia U-20 2023, hingga mendongkrak melesatnya peringkat FIFA Timnas Indonesia secara signifikan.
Kini, dengan lembaran baru yang dibuka bersama Persija Jakarta, Shin Tae-yong menegaskan kesiapannya untuk mengerahkan kemampuan terbaik demi mempersembahkan prestasi tertinggi pada kompetisi musim 2026/2027.
"Target ingin dapat prestasi yang baik dan berusaha semaksimal mungkin dan ingin memberikan penampilan terbaik bersama Persija hingga mencapai posisi terbaik," pungkas STY optimistis.
Load more