News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APPI Klaim Rp12.63 Miliar Hak Pemain Belum Cair Jelang Musim 2026-2027

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap masih terdapat tunggakan hak-hak kontraktual pemain dengan nilai fantastis yang terjadi hingga berakhirnya Liga Indonesia musim kompetisi 2025-2026.
Kamis, 25 Juni 2026 - 21:35 WIB
APPI Urus Hak Pemain
Sumber :
  • APPI

Jakarta, tvOnenews.com - Era sepak bola modern ternyata masih belum lepas dengan tunggakan gaji di Liga Indonesia. Termasuk dengan klaim Rp12,63 miliar hak pemain belum cair jelang musim 2026-2027. 

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap masih terdapat tunggakan hak-hak kontraktual pemain dengan nilai fantastis yang terjadi hingga berakhirnya Liga Indonesia musim kompetisi 2025-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan tersebut disampaikan APPI dalam pertemuan resmi dengan I.League (PT Liga Indonesia Baru) di Jakarta pada Selasa (23/6/2026). 

Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis sepak bola nasional, mulai dari tata kelola kompetisi, perlindungan hak pesepakbola profesional, hingga penyelesaian tunggakan gaji yang masih membelit sejumlah klub.

Delegasi APPI dipimpin langsung Presiden APPI Hanif Sjahbandi bersama anggota Komite Eksekutif APPI Andritany Ardhiyasa dan Yolanda Krismonica, Sekretaris Jenderal APPI Gotcha Michel, serta Kepala Divisi Legal APPI Jannes Silitonga. Sementara pihak I.League diwakili Direktur Bisnis dan Komersial Sadikin Aksa beserta jajaran manajemen.

Presiden APPI Hanif Sjahbandi menegaskan bahwa penyelesaian tunggakan bukan hanya soal administrasi, melainkan menyangkut hak dasar para pemain profesional yang telah menjalankan kewajibannya di lapangan.

“Penyelesaian tunggakan yang telah memiliki putusan final merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut hak para pemain. Kami mengapresiasi komitmen I.League untuk membantu memastikan proses tersebut berjalan dan berharap peningkatan dalam proses verifikasi dapat mencegah terjadinya kasus tunggakan gaji yang berulang,” kata Hanif Sjahbandi.

Dalam forum tersebut, APPI memaparkan data tunggakan hak kontraktual pemain yang tercatat hingga 19 Juni 2026. Untuk kompetisi Super League, total tunggakan mencapai Rp5,31 miliar ditambah 77.440 dolar AS (setara Rp1,39 miliar) dan 2.468,94 euro (setara Rp50,3 juta). 

Di kasta kedua Liga Indonesia, Championship, angka tunggakan mencapai Rp4,22 miliar serta 19.129,40 dolar AS (setara Rp343,9 juta). Sementara di Liga 3, jumlah tunggakan yang tercatat mencapai Rp1,30 miliar.

Secara keseluruhan, APPI menangani 188 kasus kontraktual yang berasal dari 17 klub peserta Super League, Championship, dan Liga Nusantara dengan total keseluruhan mencapai Rp12,63 miliar. 

Dari ratusan kasus tersebut, sebanyak 22 perkara telah memperoleh putusan final dan mengikat dari National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

Klub-klub yang telah mendapatkan putusan final dari NDRC antara lain Semen Padang FC dan PSBS Biak dari kasta Super League, serta Adhyaksa FC dan Sriwijaya FC dari kompetisi Championship. Sementara kasus lainnya masih berada dalam tahap komunikasi dengan klub terkait maupun proses penyelesaian di NDRC Indonesia.

Menanggapi laporan tersebut, I.League menyatakan komitmennya untuk membantu memastikan penyelesaian tunggakan yang telah memiliki putusan final dan mengikat. Langkah tersebut dinilai penting agar klub lebih disiplin dan patuh terhadap kewajiban kontraktual sejak awal mengikuti kompetisi.

Selain persoalan tunggakan gaji, kedua pihak juga membahas berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. APPI menyampaikan aspirasi para pemain dari berbagai level kompetisi, termasuk dorongan agar kompetisi sepak bola putri dapat kembali digelar secara konsisten pada tahun ini.

Di sisi lain, I.League menegaskan akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi melalui penguatan proses verifikasi klub serta membuka ruang dialog yang lebih konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Bek tengah Timnas Italia, Alessandro Bastoni, merasa bahwa dirinya berutang kepada masyarakat Italia. Hal ini beriringan dengan kegagalannya untuk mempersembahkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Indonesia lolos ke babak perempat final voli putra Asian Games 2026. Skuad Garuda masih memiliki peluang untuk melaju ke babak delapan besar, namun kemenangan atas Iran menjadi syarat mutlak.
6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 30 September 2026: Scorpio Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 30 September 2026: Scorpio Siap-siap Panen Cuan

Hari terakhir September 2026 membawa suasana berbeda bagi kehidupan finansial sejumlah zodiak. Siapa saja yang diprediksi bakal berlimpah cuan di akhir bulan?
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Tahan Imbang Harimau Malaya dengan 10 Pemain

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Tahan Imbang Harimau Malaya dengan 10 Pemain

Media Malaysia menyoroti Timnas Indonesia yang mampu menahan Harimau Malaya 0-0 meski bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah.
Polemik Lahan Sejarah di Menteng, Ini Penjelasan Kubu Perusahaan

Polemik Lahan Sejarah di Menteng, Ini Penjelasan Kubu Perusahaan

Pihak PT Temasra Jaya melayangkan bantahan keras terhadap lima poin penegasan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI terkait sengketa lahan bangunan bersejarah di Jalan Teuku Umar No. 2, Menteng, Jakarta Pusat.
Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara, Sempat Ditarik Paksa lalu Dibonceng

Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara, Sempat Ditarik Paksa lalu Dibonceng

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi dua orang pria diduga melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap pria berinisial EY hingga mengakibatkan meninggal dunia. 

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT