Igor Tolic Sebut Balsa Sekulic Jadi Solusi Lini Depan Persib Hadapi Strategi Bertahan Lawan
- tvOne - Dwi RB
Bandung, tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic menyambut kabar merapatnya Basla Sekulic. Dia dinilai akan menjadi sosok penting di barisan depan dengan naluri gol dan kualitasnya.
Striker asal Montenegro tersebut dikontrak dua musim untuk menggantikan peran Andrew Jung yang dilego ke klub lain. Musim lalu Andrew Jung menjadi top skorer tim dengan koleksi 16 gol di semua kompetisi.
Balsa Sekulic merupakan top skorer dan pemain terbaik Liga Montenegro 2025/2026. Dia juga masih jadi pemain aktif di Tim Nasional Montenegro dengan koleksi lima caps dan satu gol.
"Ya kami, kami selalu mencoba memilih pemain yang bisa membawa sesuatu untuk tim. Balsa adalah orang yang kami pantau dan kami berkata 'oke, orang ini bisa menciptakan sesuatu dari kesulitan'," terang Igor Tolic saat diwawancara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (8/7/2026).
Sekulic punya kapasitas dan kriteria yang menjadi kebutuhan Persib di barisan depan. Selain memiliki produktivitas, dia punya postur yang tinggi besar hingga kuat dalam duel bola udara serta melindungi bola.
"Jadi dia kuat, dia bisa berbalik badan, menembak lalu mencetak gol. Ini penting ketika tim sedang kesulitan, sehingga anda memiliki lini depan yang bisa menciptakan sesuatu," lanjut Igor Tolic.
Menilik pada situasi pertandingan Persib pada dua musim terakhir, tim lawan kerap memainkan strategi bertahan. Mayoritas pemain lawan menumpuk di area permainan sendiri dengan garis pertahanan rendah.
Hal tersebut menyulitkan Persib untuk bisa mencetak gol dan butuh pemain yang bisa menjadi solusi. Baik itu ada kemampuan sundulan memanfaatkan umpan silang atau sosok yang punya penempatan posisi yang bagus.
"Bahkan kadang saat permainannya sulit, low block (pertahanan rendah lawan), dan ruang yang sangat ketat, orang ini hanya berbalik dan menembak dan mencetak gol," jelasnya.
Kebutuhan Persib akan sosok seperti Sekulic tentu penting untuk bisa memecah kebuntuan. Karena saat sudah bisa unggul lebih dulu, itu akan membuat tim lawan terpancing bermain terbuka.
"Dan kemudian saat anda mencetak gol (menjadi) 1-0 maka itu jadi lebih mudah dan lawan sedikit lebih terbuka. Jadi ini adalah rencana untuk lini depan. Jadi setiap orang memiliki kemampuan untuk mencetak gol. Bahkan (jika) permainannya tidak indah, namun mereka harus punya kemampuan mencetak gol," pungkas Igor.
(dwi/nad)
Load more