News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penilaian Jujur Eks Pelatih Serie A Soal Mauro Zijlstra, Akui Striker Timnas Indonesia Punya Kualitas tapi Masih Harus Adaptasi

Mauro Zijlstra dapat penilaian jujur dari pelatih Arema FC, Marcos Santos. Striker Timnas Indonesia itu dinilai punya kualitas, tetapi masih harus beradaptasi.
Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:53 WIB
Mauro Zijlstra di Arema FC
Sumber :
  • aremafc.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mauro Zijlstra mendapat penilaian jujur dari pelatih Arema FC, Marcos Santos. Striker Timnas Indonesia itu dinilai punya kualitas, tetapi masih membutuhkan waktu beradaptasi.

Marcos menilai proses adaptasi menjadi hal wajar bagi Zijlstra. Penyerang berusia 21 tahun tersebut baru bergabung dengan skuad Singo Edan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zijlstra didatangkan Arema FC pada bursa transfer musim panas 2026. Ia bergabung dengan status pinjaman dari Persija Jakarta untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Menurut Marcos, Zijlstra perlu membangun koneksi dengan rekan-rekan setimnya. Hal itu penting agar sang striker mendapat suplai bola yang sesuai dengan karakter permainannya.

"Dia masih perlu membangun chemistry dengan tim. Tapi dia juga masih muda," kata Marcos seperti dikutip dari laman resmi Arema FC, Kamis.

Pelatih asal Brasil itu berharap Zijlstra bisa menunjukkan perkembangan dalam waktu dekat. Arema FC dijadwalkan segera menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.

"Semoga dalam 10 hari ke depan menjelang liga dimulai, dia akan melakukan pekerjaan yang lebih baik," ujarnya. Zijlstra diharapkan semakin mengenal karakter permainan rekan-rekan setimnya.

Zijlstra sudah mendapat kesempatan tampil bersama Arema FC. Ia dimainkan ketika Singo Edan menghadapi Deltras FC dalam laga persahabatan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Pertandingan tersebut menjadi pengalaman awal Zijlstra bersama klub barunya. Namun, Marcos tidak ingin buru-buru menilai kemampuan sang penyerang dari satu pertandingan.

"Bagus memiliki Mauro sebagai pemain yang akan bermain di posisi yang Anda katakan, seperti di area penalti, di dalam kotak penalti," tutur Marcos.

Marcos juga mengingatkan bahwa Zijlstra masih membutuhkan waktu. "Tapi dia baru berada di sini sekitar tiga atau empat hari. Jadi belum banyak waktu untuknya," tutup eks pelatih Serie A Brazil ini.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Arema tetap melihat potensi dalam diri Zijlstra. Adaptasi dengan sistem permainan menjadi pekerjaan penting sebelum kompetisi resmi dimulai.

Zijlstra merupakan pemain berdarah Belanda yang kini memperkuat Timnas Indonesia. Kepindahannya ke Arema menjadi kesempatan untuk mendapatkan menit bermain sekaligus mengembangkan kemampuannya.

Pada laga melawan Deltras FC, Arema berhasil meraih kemenangan 2-0. Johan Alfarizi dan Hamzah Titofani menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.

Hasil itu menjadi kemenangan kedua beruntun Arema FC selama masa persiapan. Sebelumnya, Singo Edan juga sukses mengalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 2-0.

Bagi Zijlstra, waktu persiapan yang tersisa menjadi kesempatan penting. Ia harus membangun chemistry dengan rekan setim agar bisa lebih maksimal saat kompetisi resmi dimulai.

Marcos pun tampaknya tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada penyerang mudanya. Pengalaman bermain dan pemahaman terhadap pola permainan Arema akan berkembang seiring bertambahnya waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kualitas Zijlstra tetap menjadi modal utama untuk bersaing di lini depan. Namun, konsistensi dan kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan perannya bersama Arema FC.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Crash di Sepang, Mario Aji Tak Mau Ulang Kesalahan di Moto3 Qatar

Crash di Sepang, Mario Aji Tak Mau Ulang Kesalahan di Moto3 Qatar

Mario Aji mengaku tak ingin lagi mengulang kesalahan yang sama ketika tampil di Moto3 Qatar akhir pekan ini. 
Setelah Bang Epul, Ruben Onsu Kembali Sentil Sosok yang Diduga Kumpulkan Massa untuk Boikot Dirinya

Setelah Bang Epul, Ruben Onsu Kembali Sentil Sosok yang Diduga Kumpulkan Massa untuk Boikot Dirinya

Ruben Onsu kembali menyindir sosok bernama Sipa yang diduga mengumpulkan massa untuk aksi boikot dirinya setelah sebelumnya mengungkap identitas Bang Epul.
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah ungkap kisah orang miskin yang menolak emas, pesannya bikin haru.
Didemo dan Diserukan Boikot, Ruben Onsu Unggah Foto Pria Diduga Dalang Aksi

Didemo dan Diserukan Boikot, Ruben Onsu Unggah Foto Pria Diduga Dalang Aksi

Artis Ruben Onsu menjadi sorotan di media sosial karena kemarin, Kamis (5/11/2026) didemo sekelompok massa yang menyerukan boikot dirinya.
Unirow Tuban Kukuhkan 752 Wisudawan, 171 Lulusan Publikasikan Artikel di Jurnal Sinta

Unirow Tuban Kukuhkan 752 Wisudawan, 171 Lulusan Publikasikan Artikel di Jurnal Sinta

Unirow kukuhkan 752 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda ke-24 yang digelar di Graha Sandiya PT Semen Gresik Tuban.
Babak Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Motif Berubah Diduga dari Perselisihan Istri Siri-Sah Jadi Tuntutan Ekonomi

Babak Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Motif Berubah Diduga dari Perselisihan Istri Siri-Sah Jadi Tuntutan Ekonomi

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun memasuki babak baru. Berdasarkan pengakuan terbaru pelaku, yang melatarbelakangi peristiwa pembunuhan itu karena tuntutan ekonomi.

Trending

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri mengungkap fakta baru dibalik penetapan empat tersangka dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Usai Hadiri Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo, Jokowi Pilih Jalan-jalan ke Mal Bareng Kaesang

Usai Hadiri Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo, Jokowi Pilih Jalan-jalan ke Mal Bareng Kaesang

Setelah menghadiri agenda sidang ijazah Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi memilih untuk kunjungi pusat perbelanjaan bersama Kaesang Pangarep.
Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Ruben Onsu bagikan bukti chat grup diduga pihak yang mengkoordinir aksi demonstrasi terhadapnya. Dalam percakapan itu, massa disebut dapat bayaran Rp40 ribu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT