Penilaian Jujur Eks Pelatih Serie A Soal Mauro Zijlstra, Akui Striker Timnas Indonesia Punya Kualitas tapi Masih Harus Adaptasi
- aremafc.com
Jakarta, tvOnenews.com - Mauro Zijlstra mendapat penilaian jujur dari pelatih Arema FC, Marcos Santos. Striker Timnas Indonesia itu dinilai punya kualitas, tetapi masih membutuhkan waktu beradaptasi.
Marcos menilai proses adaptasi menjadi hal wajar bagi Zijlstra. Penyerang berusia 21 tahun tersebut baru bergabung dengan skuad Singo Edan.
Zijlstra didatangkan Arema FC pada bursa transfer musim panas 2026. Ia bergabung dengan status pinjaman dari Persija Jakarta untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Menurut Marcos, Zijlstra perlu membangun koneksi dengan rekan-rekan setimnya. Hal itu penting agar sang striker mendapat suplai bola yang sesuai dengan karakter permainannya.
"Dia masih perlu membangun chemistry dengan tim. Tapi dia juga masih muda," kata Marcos seperti dikutip dari laman resmi Arema FC, Kamis.
Pelatih asal Brasil itu berharap Zijlstra bisa menunjukkan perkembangan dalam waktu dekat. Arema FC dijadwalkan segera menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
"Semoga dalam 10 hari ke depan menjelang liga dimulai, dia akan melakukan pekerjaan yang lebih baik," ujarnya. Zijlstra diharapkan semakin mengenal karakter permainan rekan-rekan setimnya.
Zijlstra sudah mendapat kesempatan tampil bersama Arema FC. Ia dimainkan ketika Singo Edan menghadapi Deltras FC dalam laga persahabatan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pertandingan tersebut menjadi pengalaman awal Zijlstra bersama klub barunya. Namun, Marcos tidak ingin buru-buru menilai kemampuan sang penyerang dari satu pertandingan.
"Bagus memiliki Mauro sebagai pemain yang akan bermain di posisi yang Anda katakan, seperti di area penalti, di dalam kotak penalti," tutur Marcos.
Marcos juga mengingatkan bahwa Zijlstra masih membutuhkan waktu. "Tapi dia baru berada di sini sekitar tiga atau empat hari. Jadi belum banyak waktu untuknya," tutup eks pelatih Serie A Brazil ini.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Arema tetap melihat potensi dalam diri Zijlstra. Adaptasi dengan sistem permainan menjadi pekerjaan penting sebelum kompetisi resmi dimulai.
Zijlstra merupakan pemain berdarah Belanda yang kini memperkuat Timnas Indonesia. Kepindahannya ke Arema menjadi kesempatan untuk mendapatkan menit bermain sekaligus mengembangkan kemampuannya.
Pada laga melawan Deltras FC, Arema berhasil meraih kemenangan 2-0. Johan Alfarizi dan Hamzah Titofani menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Hasil itu menjadi kemenangan kedua beruntun Arema FC selama masa persiapan. Sebelumnya, Singo Edan juga sukses mengalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 2-0.
Bagi Zijlstra, waktu persiapan yang tersisa menjadi kesempatan penting. Ia harus membangun chemistry dengan rekan setim agar bisa lebih maksimal saat kompetisi resmi dimulai.
Marcos pun tampaknya tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada penyerang mudanya. Pengalaman bermain dan pemahaman terhadap pola permainan Arema akan berkembang seiring bertambahnya waktu.
Kualitas Zijlstra tetap menjadi modal utama untuk bersaing di lini depan. Namun, konsistensi dan kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan perannya bersama Arema FC.
(sub)
Load more