Bos Persib Akhirnya Angkat Bicara Soal Kondisi Rumput GBLA, Adhitia: Harusnya Memang Tak Boleh Dipakai Dulu
- tvOne - Dwi RB
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung ternyata masih ingin menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk menggelar pertandingan kandang setelah sebelumnya menjadikan venue tersebut sebagai markas saat menghadapi Manila Digger di play-off AFC Champions League Two (ACL 2).
Namun, rencana tersebut batal setelah Persib mendapat informasi bahwa Stadion Si Jalak Harupat tidak lagi diperbolehkan digunakan karena memasuki masa pemeliharaan menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Kondisi itu membuat Maung Bandung tidak memiliki banyak pilihan selain kembali menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang belum 100 persen siap dipergunakan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa klub sebenarnya telah menyiapkan Stadion Si Jalak Harupat sebagai opsi untuk pertandingan kandang. Menurutnya, keputusan penggunaan GBLA bukan sepenuhnya berasal dari keinginan Persib.
- tvOnenews-Dwi RB
"Ini memang harusnya kita tuh masih main di Jalak kemaren. Cuman tiba-tiba sama PSSI nggak boleh kan. Jadi emang nggak ada opsi, kita emang harus main di situ (GBLA)," kata Adhitia dikutip dari akun Instagram Galuh Football pada Selasa (8/9/2026).
Sebelumnya, Persib memang menggunakan Stadion Si Jalak Harupat ketika menjamu Manila Digger pada 31 Agustus 2026 dan berhasil meraih kemenangan 1-0 untuk memastikan tiket ke fase grup ACL 2.
Setelah pertandingan tersebut, stadion memasuki masa pemeliharaan rumput untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Adhitia menjelaskan kondisi tersebut sebenarnya sudah diketahui karena proses pemulihan rumput membutuhkan waktu.
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Ia menyebut rumput Stadion GBLA tidak mungkin langsung berada dalam kondisi sempurna hanya dalam hitungan hari.
"Mestinya mah nggak boleh dipakai dulu memang. Baru selesai berarti ini akhir September. Makanya nanti Insyaallah di Oktober mah sudah lebih ready," ujarnya.
Menurut Adhitia, proses pertumbuhan rumput membutuhkan waktu sekitar satu bulan agar permukaan lapangan dapat kembali rapat dan siap digunakan secara optimal.
Kondisi tersebut semakin menantang karena Bandung sempat mengalami musim kemarau selama sekitar tiga bulan tanpa curah hujan yang cukup.
"Kan rumput mah gak bisa tiba-tiba tumbuh lah, kan nggak bisa. Memang sebulan lah. Plus kemaren Bandung kan 3 bulan kemarau kan. enggak ada hujan," tutur Adhitia.
Load more