Bung Binder Soroti Strategi Igor Tolic saat Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Bukan Tim Sembarangan
- Persib.co.id
tvOnenews.com -Â Persib Bandung berhasil meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas FC Seoul dalam pertandingan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026-2027. Maung Bandung menundukkan tuan rumah dengan skor 1-0 di Seoul World Cup Stadium, Rabu (16/9/2026).
Gol tunggal Julio Cesar menjadi penentu kemenangan Persib sekaligus membawa tim asuhan Igor Tolic mengamankan tiga poin. Hasil tersebut membuat Maung Bandung untuk sementara berada di puncak klasemen Grup E.
Sementara itu, FC Seoul harus menempati posisi terbawah dengan koleksi nol poin. Persaingan di Grup E masih akan berlanjut setelah Melbourne Victory dijadwalkan menghadapi The Cong-Viettel pada Rabu malam.
- Instagram @persib
Menghadapi FC Seoul, Igor Tolic menurunkan Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang utama. Di lini depan, Persib mengandalkan trio Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, dan Balsa Sekulic untuk memberikan tekanan kepada pertahanan tuan rumah.
Persib langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Setelah kedua tim sempat terlibat jual beli serangan, Maung Bandung mendapatkan peluang melalui situasi bola mati.
Marc Klok yang mengambil sepak pojok mengarahkan bola ke area Julio Cesar. Sang bek berhasil membelokkan bola sehingga arahnya mengecoh penjaga gawang FC Seoul. Bola kemudian bersarang di gawang tuan rumah dan membawa Persib unggul 1-0 pada menit kelima.
FC Seoul berusaha memberikan respons setelah tertinggal. Tim tuan rumah meningkatkan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang, termasuk serangkaian kesempatan pada menit ke-28.
Menjelang turun minum, Teja Paku Alam juga harus bekerja keras. Kiper Persib tersebut melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang FC Seoul dari tendangan keras.
Hingga babak pertama berakhir, Persib tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, pelatih FC Seoul Kim Gi-dong mulai melakukan perubahan dengan memasukkan sejumlah pemain utama. Pergantian tersebut membuat permainan tuan rumah semakin agresif dan Persib dipaksa lebih banyak bertahan.
Situasi semakin sulit setelah Julio Cesar mengalami benturan dengan kiper FC Seoul. Bek Persib tersebut mengalami cedera di bagian leher dan kemudian harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Persib memilih bermain lebih dalam demi menjaga keunggulan. FC Seoul terus menguasai permainan dan berusaha mencetak gol penyama kedudukan.
Wasit memberikan tambahan waktu lima menit. Pada periode tersebut, FC Seoul masih berusaha membongkar pertahanan Persib, tetapi lini belakang Maung Bandung mampu mempertahankan keunggulan.
Persib bahkan sempat mendapatkan peluang melalui Beckham Putra Nugraha dan Ikwan Tanama di sisa pertandingan.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan dan Persib memastikan kemenangan 1-0 atas FC Seoul. Tambahan tiga poin membuat Maung Bandung memimpin sementara klasemen Grup E.
Di balik kemenangan tersebut, strategi Igor Tolic mendapat sorotan dari pengamat sepak bola Bung Binder. Ia menilai Persib menerapkan pendekatan pragmatis dan disiplin dalam bertahan ketika menghadapi FC Seoul.
Menurut Bung Binder, strategi tersebut berkaitan dengan kondisi skuad Persib yang tidak memiliki banyak pilihan pemain, sekaligus mempertimbangkan kualitas lawan. FC Seoul sendiri merupakan pemuncak klasemen K League 1 Korea Selatan.
"Apa yang membuat Igor Tolic memilih formasi dan juga permainan pragmatis? bukan kekalahan melawan Persija, enggak, lawannya beda, ini lawannya Korea, FC Seoul, yang sudah matang, yang sudah bermain di kompetisi Liga Korea, bahkan sekarang nomor saatu, kemungkinan besar akan juara, pelatihny juga bagus ini rekam jejaknya," tuturnya dilansir dari kanal Youtube Bola Bung Binder.
Bung Binder juga menyoroti absennya sejumlah pemain Persib yang membuat Igor Tolic harus memperhitungkan komposisi skuad sebelum menentukan pendekatan permainan.
"Sandy Walsh kita tahu belum bisa main, Luciano nggak ada, Gakuto Notsuda juga belum bisa main, nah siapa lagi yang mau dia mainkan? jadi dia tidak mau mengambil risiko," ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat Igor Tolic memilih pendekatan yang lebih berhati-hati dengan fokus utama mengamankan hasil dari pertandingan.
- Persib.co.id
"Jadi dia pilih formasi yang betul-betul pragmatis, dengan kepentingan mendapatkan minimal satu poin, plus nggak mau mengambil risiko untuk bermain terbuka, dan itu adalah pilihan yang tepat dari Igor Tolic," tuturnya.
Bung Binder menegaskan bahwa pendekatan tersebut bukan semata-mata karena Persib takut menghadapi FC Seoul. Menurutnya, Igor Tolic memahami keterbatasan pilihan pemain yang tersedia dan menyesuaikan strategi dengan situasi pertandingan.
Dengan pendekatan tersebut, Persib mampu mengamankan tiga poin dari markas FC Seoul dan membuka perjalanan di ACL Two 2026-2027 dengan kemenangan.
Â
Load more