Ibnu Jamil Kutuk Insiden Penyerangan Bus EPA Persib
- Threads/derisstw
tvOnenews.com — Selebriti sekaligus presenter Ibnu Jamil mengutuk keras insiden penyerangan yang menimpa bus dengan penumpang skuad EPA Persib Bandung.
Ibnu Jamil tampak geram dengan insiden memalukan ini. Menurutnya, para pemain yang ada di dalam bus tersebut merupakan aset bangsa di masa depan.
Insiden pelemparan terhadap sebuah bus terjadi di Rest Area Km 360 Tol Batang, Minggu (11/10/2026). Sejumlah bagian tampak rusak akibat penyerangan itu.
Usut punya usut, bus tersebut ternyata ditumpang oleh skuad EPA Persib yang diduga dilakukan oknum suporter Persija Jakarta, Jakmania.
Bukan hanya pelemparan saja, konon aksi penjarahan terhadap barang-barang yang ada juga berlangsung. Seorang ofisial dikabarkan terluka karena kekerasan fisik.
Peristiwa ini lantas mendapat reaksi dari banyak pihak. Persija Jakarta hingga Jakmania bahkan sudah mengeluarkan pernyataan resmi atas insiden ini.
Selain itu, sesama suporter hingga sejumlah publik figur tak ketinggalan angkat bicara. Salah satunya adalah Ibnu Jamil, selebriti yang kerap jadi presenter laga sepak bola.
Reaksi Ibnu Jamil
Mengutip dari Instagram-nya, Senin (12/10/2026) Ibnu Jamil terlihat begitu kesal dengan aksi tidak terpuji ini. Ia pun mengutuk insiden tersebut dengan sebutan pengecut.
“Kalian semua adalah sampah-sampah klub yang kalian bela. Kalimat ini gua tujukan buat siapa pun yang terlibat dalam aksi penyerangan kepada bus tim elite Pro Akademi Persib U-18,“ kata Ibnu Jamil di Instagram-nya.
“Ini adalah tindakan pengecut, memalukan, dan tindakan yang amat sangat g*k, bh, tl,“ lanjutnya.
Ibnu Jamil juga menekankan bahwa orang-orang yang diserang di dalam bus tersebut merupakan anak-anak muda yang sedang mengejar impian dari sepak bola.
“Lu tahu nggak sih, ya, yang lu serang tuh siapa? Anak-anak, Jon. Anak-anak muda yang sedang mengejar mimpinya menjadi pemain sepak bola. Anak-anak loh itu, mereka tuh bukan musuh kalian. Mereka juga bukan ancaman bagi klub kalian,“ tegas Jamilo.
- Istimewa
Ibnu Jamil menegaskan jika bisa saja di masa mendatang, para anak-anak yang diserang di dalam bus tersebut menjadi aset masa depan sepak bola Indonesia.
“Bisa jadi masa depan sepak bola Indonesia ada di kaki mereka dan kalian dengan bangganya merasa sedang membela kehormatan klub, kehormatan yang mana?,“ tanya si selebriti itu.
Terakhir, sang presenter menjelaskan kalau rivalitas tinggi antara Persija dan Persib jangan sampai keluar jalur. Tindakan psywar pun juga dimaklumi sebagai bagian dari sepak bola.
“Rivalitas Persija dan Persib tuh kan udah punya sejarah yang amat sangat panjang silakan kalian saling ejek, saling ngecen di stadion, saling membanggakan warna kebesaran,“ ungkapnya.
“Tapi ketika rivalitas itu berubah menjadi sebuah tindakan kriminal, di situlah kalian sudah kehilangan akal sehat,“ tambah Ibnu Jamil.
Di akhir pernyataannya, Ibnu Jamil berharap agar aparat kepolisian bisa langsung mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku penyerangan bus EPA Persib.
“Gua berharap para aparat segera menangkap, memproses, menghakimi, tindak tegas mereka semua yang terlibat, beri efek yang bisa memberikan efek jera,“ tutupnya.
Load more