Kepada Media Asing, Mathew Baker Blak-blakan Tolak Australia demi Timnas Indonesia
- Instagram @mat_baker09
Jakarta, tvOnenews.com - Mathew Baker akhirnya mengungkap cerita di balik awal perjalanannya bersama Timnas Indonesia, termasuk saat mendapat tawaran memperkuat Australia. Bek muda kelahiran Melbourne itu ternyata pernah dihadapkan pada pilihan penting sebelum memutuskan tetap bersama skuad Garuda Muda.
Pengakuan tersebut disampaikan Mathew Baker dalam wawancara bersama media Australia, ABC Asia. Pemain berusia 17 tahun itu mengenang kembali perjalanan karier internasionalnya yang dimulai bersama Timnas Indonesia U-16 pada 2024.
Baker mengatakan bahwa tahun tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan sepak bolanya. Saat itu, dirinya mulai mendapatkan tempat dan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia di kelompok usia muda.
"Awal mulanya adalah pada tahun 2024, dan saat itulah saya semacam memantapkan tempat saya di tim, tim U16 Indonesia," ujar Baker.
Namun, perjalanan Baker bersama skuad Garuda Muda ternyata sempat menarik perhatian Australia. Federasi sepak bola negara kelahirannya itu bahkan memberikan kesempatan kepada Baker untuk bergabung dengan tim nasional mereka.
Kesempatan tersebut tidak membuat Baker mengubah pilihannya untuk melanjutkan karier internasional bersama Indonesia. Ia mengaku menolak panggilan Australia demi mempertahankan tempat yang sudah dibangunnya bersama tim Merah Putih.
"Pada bulan Agustus, saya dipanggil ke tim Australia, yang kemudian saya tolak, untuk melanjutkan dengan tim U16," lanjutnya.
Kisah tersebut merujuk pada pemanggilan Baker oleh Australia U-17 pada akhir Juli 2024. Namanya ketika itu masuk dalam daftar pemain pilihan pelatih Brad Maloney untuk mengikuti agenda pertandingan internasional pada Agustus.
Pemanggilan tersebut sempat menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia karena Baker sebelumnya tampil bersama skuad Garuda Muda di Piala AFF U-16 2024. Namun, setelah komunikasi antara PSSI dengan pihak keluarga, sang pemain tetap melanjutkan kiprahnya bersama Indonesia.
Baker juga menjelaskan bahwa membela tim nasional memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pertandingan sepak bola pada umumnya. Menurutnya, terdapat keterlibatan emosional yang membuat setiap pertandingan internasional terasa lebih bermakna.
"Anda tahu, pertandingan-pertandingan itu, sangat berbeda dengan pertandingan sepak bola biasa, karena aspek emosionalnya," latanua.
Baker sudah pernah merasakan langsung pertandingan menghadapi negara kelahirannya saat memperkuat Indonesia. Momen tersebut terjadi pada semifinal Piala AFF U-16 2024 ketika Garuda Muda menghadapi Australia di Stadion Manahan, Solo.
Dalam pertandingan itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 3-5. Meski gagal melangkah ke final, Baker tetap menjadi bagian dari skuad yang akhirnya menempati peringkat ketiga turnamen. (fan)
Load more