Sama-sama Ada di Puncak Klasemen ACL Two dengan Nirbobol, Klub Jepang Ungguli Persib dalam Prediksi Hasil Akhir Fase Grup
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung mencatatkan rekor dengan sapu bersih putaran pertama babak grup AFC Champions League Two 2026-2027.
Tak hanya menyapu bersih semua pesaingnya di Grup E, Persib bahkan menang dari FC Seoul, The Cong Viettel FC dan Melbourne Victory tanpa mencatatkan kebobolan.
Hasil ini pun membuat Persib hanya butuh satu kali hasil imbang untuk memastikan satu posisi di babak 16 besar AFC Champions League Two 2026-2027.
Dilansir dari laman Footy Ranking, Persib Bandung bahkan mencatatkan presentase terbesar sebagai tim yang finis sebagai juara grup dalam prediksi klasemen akhir Grup E.
Persib Bandung tercatat 78 persen bisa finis di peringkat pertama, 16 persen di peringkat kedua dan hanya enam persen mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga. Bahkan Persib telah dipastikan tak akan mengakhiri fase grup di peringkat dasar klasemen.
Persib pun masih bersaing dengan Melbourne Victory dan FC Seoul yang punya peluang untuk memperebutkan dua slot menuju babak 16 besar.
Sayangnya, The Cong Viettel FC tak memiliki peluang finis sebagai juara grup dengan hanya dua persen saja diprediksi mengakhiri kompetisi di peringkat dua. Bahkan wakil Vietnam tersebut diprediksi 88 persen finis di peringkat keempat klasemen.
- AFC
Menariknya, kondisi yang serupa dengan Persib dialami oleh Machida Zelvia di Grup G. Wakil Jepang tersebut sama-sama menyapu bersih seluruh lawan di putaran pertama dengan kemenangan.
Bahkan Machida Zelvia belum kebobolan baik dari Svay Rieng, Shanghai Shenhua dan Tampines Rovers. Menariknya, Persib dan Machida Zelvia sama-sama memiliki keunggulan selisih empat gol.
Namun perbedaan mencolok justru terjadi di Grup E di mana Footy Ranking telah memprediksi Machida Zelvia akan 99 persen finis di peringkat pertama dan satu persen sisanya finis di peringkat kedua.
Berbeda dari Persib yang masih berpeluang finis di peringkat ketiga, Machida Zelvia justru diprediksi kuat akan menyegel slot di babak 16 besar nanti.
Perbedaan tersebut memang terjadi dengan ketimpangan hasil pertandingan yang terjadi pada pesaing Machida Zelvia.
Berbeda dari Grup E yang tak bisa diprediksi hasil kemenangannya, sebut saja hasil imbang antara Viettel melawan Melbourne Victory atau kemenangan mengejutkan Persib atas FC Seoul, Grup G justru didominasi sendiri oleh wakil Jepang tersebut.
Tak berhenti disana, perbedaan presentase pun wajar mengingat sisa pertandingan di putaran kedua fase grup yang memang menguntungkan Machida Zelvia.
Di saat Persib Bandung hanya menyisakan laga kandang melawan FC Seoul, Machida Zelvia masih memiliki dua laga kandang ketika menjamu Shanghai Shenhua dan Tampines Rovers.
Artinya, Persib harus menjalani dua laga tandang sedangkan Machida Zelvia hanya menjalani satu laga tandang saja.
Seperti regulasi AFC, setiap juara grup akan bertemu dengan runner up grup dengan masih bertanding di wilayah yang sama.
Setelah babak grup selesai, AFC akan melakukan drawing untuk menentukan fase knock out hingga bagan braket menuju final pada 19 Desember 2026 mendatang.
Jika Persib dan Machida Zelvia sama-sama finis di peringkat pertama sesuai dengan prediksi, maka keduanya belum akan dipertemukan di babak 16 besar nanti. (hfp)
Load more