News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Wira Prasetya akhirnya menjelaskan alasan absen mendampingi tim hingga berujung sanksi Komdis PSSI. Dia juga singgung sumpah profesi dan Bobotoh.
Selasa, 3 November 2026 - 15:52 WIB
Dokter tim Persib Bandung, Wira Prasetya
Sumber :
  • Dok. Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Dokter tim Persib Bandung, Wira Prasetya, akhirnya angkat bicara mengenai ketidakhadirannya saat Maung Bandung menghadapi Madura United dalam lanjutan Super League 2026-2027. Dia menegaskan keputusannya tidak mendampingi tim bukan berasal dari keinginan pribadi, melainkan karena alasan profesional yang untuk sementara belum bisa diungkapkan kepada publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Wira setelah Persib Bandung dijatuhi sanksi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Maung Bandung harus membayar Rp25 juta akibat tidak didampingi dokter tim ketika menghadapi Madura United pada 22 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui klarifikasinya, Wira mengaku sebenarnya sangat ingin tetap berada bersama skuad Persib, terlebih tim sedang menghadapi jadwal pertandingan yang cukup padat. Namun, dia menyebut tidak memiliki kewenangan untuk menentukan seluruh keputusan yang berkaitan dengan kehadirannya bersama tim.

"Ketidakhadiran saya sebagai dokter mendampingi tim bukan karena keinginan saya pribadi, sesungguhnya saya amat sangat INGIN mendampingi tim dan saya amat sangat SIAP ketika diminta kapanpun untuk mendampingi tim, namun saya hanya seorang dokter dan tidak memiliki kuasa apapun," ujar Wira dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (3/11/2026).

Wira juga menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan pertimbangan profesional tertentu yang belum waktunya disampaikan secara terbuka. Bahkan, menurutnya, potensi sanksi dari Komdis PSSI sudah diketahui oleh manajemen Persib sebelum pertandingan melawan Madura United berlangsung.

Sebagai warga asli Bandung sekaligus Bobotoh sejak 1994, Wira mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Dia menegaskan tidak mungkin meninggalkan Persib begitu saja, apalagi ketika tim membutuhkan dukungan medis di tengah padatnya kompetisi.

"Sebagai orang yang lahir dan tumbuh besar di Kota Bandung, saya sudah menjadi bobotoh sejak tahun 1994, dan saya sangat mencintai klub ini, dan tidak mungkin saya meninggalkan tim begitu saja apalagi tim sedang menghadapi jadwal yang padat," katanya.

Dokter yang telah berkarier hampir 20 tahun itu juga menyinggung prinsip profesinya. Wira mengaku sudah 12 tahun menyandang gelar dokter spesialis dan tetap berpegang pada sumpah profesi yang mengutamakan kemanusiaan serta keselamatan setiap insan.

"Sampai saat ini saya masih dokter tim dari tim Persib Bandung dan meskipun tim berada di lapangan tanpa kehadiran langsung saya di lapangan, saya masih terus bekerja dan berkoordinasi dengan management dan ofisial dalam memenuhi kebutuhan medis dan nutrisi pemain dan hal lainnya, meskipun tidak secara langsung," katanya.

Wira mengklaim masih menjalankan tugasnya sebagai dokter Persib, meskipun tidak selalu hadir langsung mendampingi pertandingan. Dia tetap berkoordinasi dengan manajemen dan ofisial untuk memastikan kebutuhan medis hingga nutrisi pemain terpenuhi.

Wira pun berharap bisa segera kembali mendampingi Persib secara langsung di lapangan. Dia meminta dukungan dan doa dari Bobotoh agar dapat kembali mengawal perjalanan Maung Bandung.

"Terakhir, saya mohon doa dari seluruh bobotoh agar saya bisa kembali mendampingi dan mengawal langsung Persib Bandung kembali di lapangan secara langsung," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Persib masih harus memperhatikan ketentuan kompetisi mengenai kehadiran dokter tim. Regulasi Super League 2026-2027 mengatur denda Rp25 juta bagi klub yang tidak didampingi dokter tim, dengan sanksi Rp50 juta apabila pelanggaran kembali terjadi dan berlaku kelipatan.

Sebelumnya, Persib juga tidak didampingi Wira ketika menghadapi Garudayaksa FC dan Isenmulang Kalteng FC. Selain persoalan tersebut, Maung Bandung juga masih menanti kejelasan terkait kemungkinan konsekuensi dari AFC setelah tidak didampingi dokter tim saat menjamu Melbourne Victory di AFC Champions League Two. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Berkelas Agnez Mo usai Dituding Pakai Implan, Sang Diva Akui Faktor Genetik: THANK GOD

Reaksi Berkelas Agnez Mo usai Dituding Pakai Implan, Sang Diva Akui Faktor Genetik: THANK GOD

Penampilan terbaru Agnez Mo di Amerika Serikat menjadi perbincangan setelah seorang netizen menyoroti perubahan bentuk tubuhnya. Balasan sang diva bikin kaget.
Laga Tandang Rasa Kandang, Klok Termotivasi Bawa Persib Raih 3 Poin dari Australia di AFC Champions League Two

Laga Tandang Rasa Kandang, Klok Termotivasi Bawa Persib Raih 3 Poin dari Australia di AFC Champions League Two

Kapten Persib, Marc Klok, termotivasi membayar perjuangan Bobotoh dengan raihan tiga poin. Ribuan suporter kabarnya siap membirukan Stadion AAMI Park nanti.
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Jabatan Kapusjarah Hingga Kayanma Berganti

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Jabatan Kapusjarah Hingga Kayanma Berganti

Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 264 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri di sejumlah wilayah 
IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT