News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Bobotoh yang Meninggal Di Stadion GBLA Adalah Korban Ke-77 dan 78 Sejak Era Liga Indonesia 1994

Publik sepakbola Indonesia kembali berduka. Dalam kelanjutan turnamen Pramusim Piala Presiden 2022 dua orang suporter Persib Bandung (bobotoh) meninggal dunia.
Minggu, 19 Juni 2022 - 14:53 WIB
Ahmad Solihin dan Sopiana Yusup, Bobotoh yang dikabarkan meninggal dunia.
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

tvOnenews - Publik sepakbola Indonesia kembali berduka. Dalam kelanjutan turnamen Pramusim Piala Presiden 2022 dua orang suporter Persib Bandung (bobotoh) meninggal dunia.

Musibah itu terjadi ketika keduanya hendak menyaksikan pertandingan Grup C antara Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Pada  Jumat (17/6) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meninggalnya 2 suporter Persib, kian memperbanyak jumlah suporter Indonesia yang meninggal. Menurut koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali, sejak Liga Indonesia digelar tahun 1994 sudah ada 78 suporter yang meninggal.

“Menurut data SOS, Sopiana dan Solihin merupakan korban ke-77 dan 78 yang meregang nyawa sejak Liga Indonesia digelar pada 1994. Ini tidak boleh dianggap remeh atau disebut sebagai kecelakaan sepakbola biasa.” tulis Akmal seperti yang dikutip dari akun instagram pribadinya, pada (19/6)/
 
Ia mengatakan bahwa hal ini tidak boleh dianggap remeh sebagai kecelakaan sepakbola biasa. Perlu ada tanggung jawab dari panitia dan harus diberi sanksi tegas.

“Ini harus ditangani serius oleh pihak-pihak terkait agar tidak berulang ke depannya. Panitia harus bertanggung jawab atas kejadian ini dan diberikan sanksi tegas dan berat. Apalagi turnamen ini mengatasnamakan Presiden Jokowi.” lanjut Akmal.

Akmal menambahkan jika, panitia pelaksana masih lalai. Mereka seharusnya bisa menjalankan prosedur dengan benar, harus bisa mengantisipasi kemungkinan membludaknya jumlah penonton, memberi sosialisasi aturan pembatasan penonton, hingga pelarangan flare.

“PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku panitia pelaksana tidak mampu menjalankan Standard Operating Procedure (SOP) dengan benar. Tidak juga melakukan antisipasi kemungkinan membludaknya jumlah penonton dan sosialisasi regulasi pasca Covid-19.” ujar Akmal.

“FIFA Security and Safety Stadium Regulation juga tidak dijalankan. Terlalu euforia sepakbola boleh pakai penonton dan melupakan aturan. Banyak flare berkeliaran juga di stadion.” lanjutnya.

Sebagai penyelenggara, LIB dan PSSI harus memiliki regulasi dan aturan kompetisi, salah satunya aturan tentang suporter.

“PSSI harus segera membuat regulasi suporter. Bisa menduplikasi Football Spectator Act (FSA) yang diberlakukan di Inggris pada 1989 untuk mencegah hooliganisme.” tutup Akmal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang telah diketahui, FSA juga mengatur Badan Otoritas Lisensi, yang bertugas mem­beri, atau mencabut izin sebuah stadion untuk menyelenggarakan pert­anding­an.

Hal ini dilakukan agar tak ada lagi stadion yang memiliki tingkat keamanan yang ren­dah. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Pamekasan Panggil Sejumlah Pihak Terkait Perusakan Minimarket di Palengaan

Polres Pamekasan Panggil Sejumlah Pihak Terkait Perusakan Minimarket di Palengaan

Polres Pamekasan memanggil sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam perusakan minimarket di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Pria Terbungkus Sleeping Bag Hitam di Jakbar

Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Pria Terbungkus Sleeping Bag Hitam di Jakbar

Seorang pria menggegerkan warga usai ditemukan tewas terbungkus selimut berwarna hitam di sebuah indekos, yang terletak di Jalan Salam IV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Terpopuler: Sosok Devand Febryan Pelaku Bullying di Tel-U, Sanksi Tegas Universitas Telkom, hingga Instagram Telkom University Diserbu Netizen

Terpopuler: Sosok Devand Febryan Pelaku Bullying di Tel-U, Sanksi Tegas Universitas Telkom, hingga Instagram Telkom University Diserbu Netizen

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar identitas pelaku bullying di Universitas Telkom hingga gelombang protes di Instagram resmi Tel-U.
Red Sparks Ungkap Kondisi Vanja Bukilic: Alami Cedera Kaki, Berpotensi Batal Tampil di KOVO Cup 2026

Red Sparks Ungkap Kondisi Vanja Bukilic: Alami Cedera Kaki, Berpotensi Batal Tampil di KOVO Cup 2026

elatih Red Sparks, Kwon Sun-chan mengungkapkan kondisi Vanja Bukilic yang dikabarkan mengalami cedera. Rival Megawati Hangestri itu berpeluang batal tampil di turnamen pramusim KOVO Cup 2026.
Pelaku Pembunuhan Wanita di Pinang Ranti Ternyata Tak Saling Kenal 

Pelaku Pembunuhan Wanita di Pinang Ranti Ternyata Tak Saling Kenal 

Polisi mengungkap fakta terbaru mengenai pembunuhan wanita berinisial KDA yang ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat di Indekos kawasan Pinang Ranti -
Hampir Sepekan Timnas Indonesia Juara, John Herdman Curi Perhatian di MotoGP Mandalika 2026: Kibarkan Bendera Finis saat Bezzecchi Podium

Hampir Sepekan Timnas Indonesia Juara, John Herdman Curi Perhatian di MotoGP Mandalika 2026: Kibarkan Bendera Finis saat Bezzecchi Podium

Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, mendapat kehormatan untuk mengibarkan bendera finis dalam balapan utama MotoGP Mandalika 2026.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, yang ditandatangani oleh AS SDM Kapolri, Irjen Pol Deni Dharma Pala.
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Endowment Universitas Telkom Ratri Wahyuningtyas menjelaskan motif pelaku melakukan bullying ke teman asramanya.
Kabar Baik untuk John Herdman, Timnas Indonesia Diproyeksikan Langsung Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2030

Kabar Baik untuk John Herdman, Timnas Indonesia Diproyeksikan Langsung Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2030

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya mendapatkan kabar baik jelang Kualifikasi Piala Dunia 2030. Sebab, skuad Garuda diharapkan langsung tampil di putaran kedua.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT