News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa yang Dimaksud dengan Praktek Sepakbola Gajah?

Timnas Indonesia gagal melanjutkan kiprahnya dalam kompetisi Piala AFF U19 2022. Kegagalan tersebut berujung kekecewaan official timnas & masyarakat Indonesia
Rabu, 13 Juli 2022 - 16:06 WIB
ilustrasi sepakbola gajah
Sumber :
  • iStock Photo/Utopia 88

tvOnenews - Masih hangat berita kegagalan Timnas Indonesia untuk melanjutkan kiprahnya dalam kompetisi Piala AFF U19 2022.

Kegagalan tersebut berujung pada kekecewaan official timnas Indonesia dan masyarakat Indonesia yang menuding ada kecurangan dan praktik sepakbola gajah dalam pertandingan Vietnam U-19 vs Timnas Thailand U-19

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, dua pamungkas grup A berlangsung pada Minggu (10/7/2022) malam. Selain Indonesia U-19 vs Myanmar U-19, ada pertandingan antara Vietnam U-19 melawan Thailand U-19.

Dalam pertandingan itu, Indonesia U-19 sendiri menumbangkan Myanmar dengan skor telak 5-1. Sementara, Vietnam dan Thailand berakhir imbang 1-1. Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-19 gagal lolos.

Vietnam dan Thailand hanya butuh hasil seri untuk bisa sama-sama lolos, dan wajib mencetak gol. Minimal laga berakhir imbang 1-1, 2-2, dan seterusnya.

Hasil imbang 1-1 Vietnam dan Thailand lah yang dituding terdapat kecurangan dan praktik sepak bola gajah. Karena kedua tim tak mau menyerang usai skor imbang 1-1. Vietnam terus memainkan bola di belakang, sedangkan Thailand tak memberi tekanan.

Lalu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan sepakbola gajah?

Dilansir dari laman Goal Indonesia, sepakbola gajah merupakan istilah dalam ranah sepakbola tanah air yang merujuk pada pertandingan dengan praktik curang.

Semua berawal dari pertandingan yang mempertemukan Indonesia dan Thailand, yang dikenal sebagai War Elephant (Gajah Perang) di fase grup Piala AFF 1998. Kedua tim tampil tidak serius karena diduga takut bertemu Vietnam di fase berikutnya.

Praktik curang sepakbola gajah tersebut dilakukan untuk menyamakan skor antara satu tim dengan lainnya, atau sengaja menyerah. Tujuannya agar masing-masing tim mendapatkan keuntungan untuk bisa menentukan posisi di klasemen.

Atau ketika dalam turnamen perebutan trofi, hal tersebut Itu bisa dijadikan ajakan untuk menentukan lawan selanjutnya.

Di turnamen domestik sendiri, praktik sepakbola gajah pernah terjadi pada tahun 2014 silam. Saat itu PSS menang 3-2 atas PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida DIY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam partai tersebut kelima gol yang tercipta berasal dari gol bunuh diri masing-masing tim. Kedua pelatih, baik tim tuan rumah maupun tim tamu, enggan memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut.

Sementara pengawas pertandingan akhirnya melaporkan kondisi yang terjadi kepada manajemen liga, sehingga keputusan sepenuhnya berada di tangan PT LI (Liga Indonesia). (Mzn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).
Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang berupaya mencari jalan untuk mengakhiri perang dengan Iran, karena ia khawatir kalah di Kongres.
Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha rokok M Suryo mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi cukai. Publik desak KPK bertindak tegas dan transparan.
Mobil Pikap Pengangkut Sayur Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter di Jembatan Getasan Kabupaten Semarang

Mobil Pikap Pengangkut Sayur Terjun ke Sungai Sedalam 10 Meter di Jembatan Getasan Kabupaten Semarang

Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jembatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (3/4/2026).
Hasil Super League: Hansamu Yama Bawa Arema FC Unggul, Penalti David da Silva Paksa Laga Berakhir 1-1 Lawan Malut United

Hasil Super League: Hansamu Yama Bawa Arema FC Unggul, Penalti David da Silva Paksa Laga Berakhir 1-1 Lawan Malut United

Arema FC akhiri tren buruk tiga kekalahan beruntun dengan menahan Malut United 1-1 di Kanjuruhan, Jumat (3/4/2026). Gol Hansamu dibalas penalti David da Silva.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Sukses Amankan Tiga Poin, LavAni Langsung Kudeta Juara Bertahan dari Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Sukses Amankan Tiga Poin, LavAni Langsung Kudeta Juara Bertahan dari Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan kedua di sektor putra antara LavAni menghadapi Jakarta Garuda Jaya.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT