GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Dasar Sanksi PSSI terhadap Arema terkait Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan

Komite Disiplin PSSI menjatuhkan vonis sanksi kepada Arema FC. PSSI juga menambahkan denda berkaitan dengan tragedi Kerusuhan Kanjuruhan. Apa pertimbangannya?
Selasa, 4 Oktober 2022 - 17:58 WIB
Kerusuhan Kanjuruhan akibatkan sanksi keras kepada Arema FC.
Sumber :
  • antara

Malang, Jawa Timur – Komite Disiplin PSSI menjatuhkan vonis sanksi kepada Arema FC. PSSI juga menambahkan denda berkaitan dengan tragedi Kerusuhan Kanjuruhan. Apa pertimbangannya?

Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menjatuhkan sanksi kepada Arema FC terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. PSSI menilai klub berjuluk Singo Edan bersalah dalam kasus yang menyebabkan 125 orang meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing, dalam jumpa pers di Kota Malang, Selasa, mengatakan bahwa ada kesalahan dan kelalaian dari Badan Pelaksana atau Arema FC. Erwin menunjuk kesalahan fatal pada pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Dari hasil sidang, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari Malang," kata Erwin.

Erwin menjelaskan, keputusan merujuk pada Pasal 69 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018. Komite Disiplin melarang Arema FC menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus bertanding sebagai tim home pada jarak minimal 250 kilometer hingga akhir musim kompetisi.

 

Denda 250 Juta Rupiah

Menurut Erwin Tobing, selain sanksi larangan untuk menjadi tuan rumah pertandingan sepakbola, Arema FC juga menanggung sanksi denda sebesar Rp250 juta akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait hal di atas akan berakibat pada hukuman yang lebih berat. Ini adalah hasil sidang terhadap klub dan badan pelaksananya," kata Erwin Tobing.

Berdasarkan hasil investigasi Komite Disiplin PSSI dalam pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Erwin melanjutkan, ada kekurangan, kesalahan dan kelalaian dari panitia pelaksana, badan pelaksana dan klub.

"Kami juga melihat ada kesalahan, kekurangan dari security officer dalam kepanitiaan ini," lanjut Erwin Tobing melalui press conference yang juga berlangsung secara online (daring).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesalahan pertama Arema FC, lanjut Erwin Tobing, berawal dengan pendukung Arema FC masuk ke area lapangan Stadion Kanjuruhan Malang setelah pertandingan berakhir. Komite Disiplin menilai, panitia pelaksana gagal mengantisipasi gerakan suporter.

"Diawali masuknya suporter klub ke dalam lapangan pertandingan dan gagal diantisipasi oleh panitia pelaksana," tekan Erwin Tobing tentang alasan sanksi keras kepada Arema terkait dengan tragedi berdarah Kerusuhan Kanjuruhan. (ant/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Warga Lempari Toko Diduga Jual Tramadol Pakai Petasan hingga Oli, Netizen: Jual Pulsa Doang Dipager Besi

Viral Warga Lempari Toko Diduga Jual Tramadol Pakai Petasan hingga Oli, Netizen: Jual Pulsa Doang Dipager Besi

Media sosial Instagram dihebohkan dengan video viral warga melempari petasan ke toko-toko yang diduga menjual tramadol, dan membuat pedagang terlihat panik.
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir Ditemukan Mengapung di Dam Sungai A. Yani Sumobito, Jombang

Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir Ditemukan Mengapung di Dam Sungai A. Yani Sumobito, Jombang

Warga Sumobito, Jombang, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di aliran sungai sekitar dam A. Yani, Dusun Budug, Desa Budugsidorejo.
Pria di Tuban Diamankan, Diduga Jual Pacarnya yang Masih SMP

Pria di Tuban Diamankan, Diduga Jual Pacarnya yang Masih SMP

Diduga jual kekasihnya di bawah umur, seorang pemuda di Kabupaten Tuban, diamankan anggota Satreskrim Polres Tuban unit Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Masa Depan Liverpool Langsung Diramal oleh Legenda usai Telan Kekalahan Mengejutkan dari Galatasaray di Liga Champions

Masa Depan Liverpool Langsung Diramal oleh Legenda usai Telan Kekalahan Mengejutkan dari Galatasaray di Liga Champions

Masa depan Liverpool diramal oleh legenda setelah kekalahan dari Galatasaray. The Reds dinilai masih punya peluang lolos ke perempat final Liga Champions 2025-2026.
Ramalan Karier Zodiak Besok, 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Ramalan Karier Zodiak Besok, 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Berikut ramalan karier zodiak besok, 12 Maret 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo.
Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Gus Yaqut, Status Tersangka Sah

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Gus Yaqut, Status Tersangka Sah

Putusan ini disampaikan oleh hakim Sulistyo Muhamad Dwi Putro dalam sidang putusan yang digelar di PN Jaksel, Rabu (11/3/3026).
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Masih Belum Move On dari Megatron, KOVO Tiba-tiba Beri Kode Agar Megawati Hangestri Kembali ke Korea

Meski Red Sparks saat ini sedang terpuruk, Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan media Korea setelah KOVO memberi kode kemungkinan kembalinya ke V-League.
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 12 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan hari ini
Jadwal Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026: Megatron Cs Siap Bawa Jakarta Pertamina Enduro ke Babak Grand Final

Jadwal Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026: Megatron Cs Siap Bawa Jakarta Pertamina Enduro ke Babak Grand Final

Jadwal Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026, di mana pevoli berjuluk Megatron itu siap membawa Jakarta Pertamina Enduro berjuang untuk mempertahankan gelar juara.
Sosok Pemain Keturunan Eropa yang akan Direkrut John Herdman untuk Timnas Indonesia Mulai Terkuak, Ternyata Striker Berdarah Depok

Sosok Pemain Keturunan Eropa yang akan Direkrut John Herdman untuk Timnas Indonesia Mulai Terkuak, Ternyata Striker Berdarah Depok

Sosok pemain keturunan yang bakal direkrut John Herdman mulai terungkap. Striker VVV Venlo, Dean Zandbergen, disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT