News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terancam Gulung Tikar karena Kompetisi Liga Dihentikan Sementara, Persipa Pati Gaungkan Gerakan Galang Dana

Dihentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2, membuat sejumlah klub liga 2 terancam gulung tikar karena tidak ada pemasukan. Salah satunya Persipa Pati.
Jumat, 28 Oktober 2022 - 12:56 WIB
Tim Persipa Pati saat Bertanding di Stadion Joyokusumo Pati dalam Kompetisi Liga 2 2022/2023.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Buntut “Tragedi Kanjuruhankompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan sementara oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator dan penyelenggara kompetisi sepak bola di Indonesia.

Belum jelasnya kapan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan digelar kembali, membuat sejumlah klub liga 2 terancam gulung tikar karena tidak ada pemasukan. Salah satu tim Liga 2 yang terdampak akibat berhentinya kompetisi adalah Persipa Pati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab dengan ketidakpastian bergulirnya kompetisi membuat biaya operasional tim Persipa semakin membengkak. Pasalnya, Manajemen Persipa Pati tetap harus membayar gaji pemain, ofisial tim dan untuk operasional lainnya meskipun kompetisi tidak berjalan.

General Manajer Persipa Pati, Dian Dwi Budianto mengatakan, setiap bulan klub berjuluk Laskar Saridin itu harus mengeluarkan dana sekitar Rp 600 jutaan untuk membayar gaji pemain dan ofisial tim serta operasional tim.

”Pengeluaran gaji dan operasional tim mencapai Rp 600 jutaan per bulan. Dana sebesar itu kami nilai sangat besar, karena dalam kondisi kompetisi dihentikan seperti ini kami tidak ada pemasukan,” ujar General Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto, Jumat (28/10/2022).

Meski kompetisi saat ini dihentikan sementara, namun tim Persipa Pati saat ini masih berlatih seperti biasanya.

“Saat ini tim Persipa masih latihan seperti biasa. Gaji pemain dan ofisial juga masih kita bayarkan,” imbuhnya.

Untuk membantu keuangan klub yang terseok-seok akibat dihentikannya kompetisi Liga 2, manajemen tim Persipa Pati saat ini menggaungkan gerakan #DiurusCahCah Jilid 2.

“Kami ingin menggugah kepedulian suporter dan masyarakat Kabupaten Pati. Kita harus merasa memiliki Persipa Pati. Tim Persipa sekarang masih optimistis berjuang, karena itu harus didukung penuh. Musim lalu, gerakan #DiurusCahCah terbukti berhasil mengangkat prestasi Persipa Pati lolos ke Liga 2,” ungkapnya.

Gerakan penggalangan dana untuk membantu keuangan tim Persipa lewat gerakan #DiurusCahCah Jilid 2 ini, kata Dian bisa dengan cara membeli merchandise asli Persipa Pati. Misalnya dengan membeli jersey fantasy kit yang harganya lebih terjangkau. 

“Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan Pemkab Pati untuk menawarkan jersey fantasy kit ini ke seluruh ASN. Masyarakat juga bisa membeli jersey resmi liga 2 Persipa,” kata Dian. 

“Sifatnya tidak wajib, kalau diwajibkan nanti bisa jadi masalah. Bagi yang merasa memiliki Persipa Pati saja. Karena Persipa bukan milik satu golongan saja, tetapi milik seluruh masyarakat,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun kondisi keuangan tim saat ini terpuruk, namun Dian optimis kondisi sulit ini bisa dilalui tim Persipa. Dian Dwi Budianto yakin jika kompetisi segera bergulir kembali ada pemasukan dari penjualan tiket serta merchandise. 

”Kondisi saat ini sulit, tapi kami masih berusaha berjuang. Kami meyakini kompetisi akan segera dilanjutkan kembali. Selama ini pendapatan kita selain dari sponsor juga dari penjualan tiket penonton dan merchandise,” pungkasnya. (Arm/Dan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Jawaban menyentuh dari seorang kake tunanetra di Sumedang yang diminta Dedi Mulyadi untuk menjelek-jelekkan Gubernur Jawa Barat dengan iming-iming uang Rp5 juta
Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Polresta Yogyakarta terus melakukan pendalaman terkait alasan daycare di Sorosutan tersebut melakukan kekerasan dan penelantaran terhadap anak yang dititipkan.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Arsenal berhasil kembali menguasai puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Sebelumnya, Manchester City sempat mengambil alih di pertengahan pekan.
30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

Sebanyak 30 orang diamankan oleh aparat kepolisian dalam aksi penggerebekan daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (24/4/2026). 
Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Kasus sekolah dan penitipan anak Little Aresha di Yogyakarta mendapatkan perhatian khusus pemerintah daerah setempat sampai viral di media sosial.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Salah satunya adalah Maarten Paes yang memberi pil pahit kepada NAC Breda.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT