GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Borneo FC Harap Segera Ada Kepastian Soal Kelanjutan Liga 1

Para pelaku sepak bola tanah air bertanya-tanya terkait nasib kompetisi Liga 1 ke depan. Ada wacana untuk menggulirkan kembali Liga 1 pada 25 November 2022.
Jumat, 28 Oktober 2022 - 13:57 WIB
Pemain Borneo FC saat TC di Yogyakarta (dok Borneo FC).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Nasib kelanjutan kompetisi BRI Liga 1 hingga saat ini belum jelas. Pasca dihentikan pada 1 Oktober akibat tragedi Stadion Kanjuruhan, belum diketahui pasti kapan kompetisi tertinggi sepak bola nasional itu akan kembali bergulir.

Para pelaku sepak bola tanah air juga bertanya-tanya terkait nasib kompetisi Liga 1 ke depan. Awalnya kompetisi hanya dihentikan dua pekan, tapi kemudian ada wacana untuk menggulirkan kembali Liga 1 pada 25 November 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun tanggal itu pun belum pasti terlaksana menyusul adanya rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Stadion Kanjuruhan.

Dalam rekomendasi yang dikeluarkan, pemerintah tidak akan memberikan izin pertandingan liga sepak bola profesional di bawah PSSI yaitu Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, sampai dengan terjadinya perubahan dan kesiapan yang signifikan oleh PSSI dalam mengelola dan menjalankan kompetisi sepak bola di tanah air.

Asisten pelatih Borneo FC, Miftahuddin Mukson berharap tidak ada lagi perubahan terkait kelanjutan kompetisi pada 25 November. Sebab, pengunduran kompetisi yang awalnya hanya dua pekan tapi nyatanya berlangsung nyaris dua bulan.

"Kami dan saya pikir semua tim Liga 1 berharap ada kepastian soal tanggal 25 November itu. Saya pribadi juga berharap carut marut yang terjadi sekarang segera berakhir dengan baik dan menjadi ke arah yang lebih baik," kata Miftah dikutip dari laman resmi klub, Jumat (28/10/2022).

Miftah mengatakan, kondisi yang terjadi sekarang membuat banyak pihak merugi, terutama para pemain. Sebab, mereka menunggu ketidakpastian tersebut hanya dengan berlatih dan sesekali mendapat libur dari manajemen klub.

"Banyak sekali orang yang mencari nafkah dari kompetisi yang dihentikan saat ini. Makanya kami berharap ada kepastian dalam waktu dekat. Semoga saja waktu yang ditetapkan tak berubah," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung bagi Miftah dan skuat Pesut Etam. Sebab meski kompetisi dihentikan sementara, tapi manajemen tidak pernah terlambat membayarkan gaji para pemain, pelatih, dan ofisial tim.

"Jujur kami sangat berterima kasih pada manajemen karena hak kami sebagai pelatih dan juga gak pemain tetap dipenuhi walau kompetisi saat ini ditunda," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Satuan Narkoba Polrestabes Makassar tengah melakukan pengejaran besar-besaran terhadap gembong narkotika jaringan internasional menyusul keberhasilan pengungkapan penyelundupan sabu seberat 7,45 kilogram. 
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Keluarga Korban Laka di Tol Pasuruan Dapat Pendampingan Jasa Raharja

Keluarga Korban Laka di Tol Pasuruan Dapat Pendampingan Jasa Raharja

Kecelakaan maut antara satu unit minibus dengan dump truk terjadi di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo pada Sabtu (23/5/2026).
Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Pelarian komplotan pencuri yang kerap menyasar masjid-masjid di Kabupaten Pacitan berakhir di tangan Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan. 

Trending

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/5) siang. 
Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Upaya menciptakan situasi kondusif di wilayah Jakarta Barat terus digencarkan melalui patroli skala besar yang melibatkan 131 personel gabungan dari unsur tiga pilar. 
Ikut Konvoi Juara Persib Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Ala Freddie Mercury hingga Bagi-bagi Uang

Ikut Konvoi Juara Persib Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Ala Freddie Mercury hingga Bagi-bagi Uang

Saat hadir dalam konvoi perayaaan gelar juara Super League Persib Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lepas baju ala Freddie Mercury hingga bagi-bagi uang
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT