Gantikan Nick Cox, Stephen Torpey Datang Bawa Revolusi Senyap di Akademi Manchester United!
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Akademi Manchester United, Stephen Torpey, menegaskan komitmennya untuk mengangkat kualitas akademi Setan Merah ke level lebih tinggi demi melahirkan pemain-pemain top di masa depan.
Pria berusia 44 tahun itu resmi menjabat sebagai Direktur Akademi pada Agustus 2025, menggantikan Nick Cox.
Torpey datang dengan pengalaman panjang di dunia pembinaan usia muda, termasuk bersama akademi Liverpool, Manchester City, dan Brentford.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi Manchester United, Rabu, Torpey menekankan pentingnya nilai sejarah dan jati diri klub sebagai fondasi kerja di akademi.
“Kami harus menyerap nilai-nilai sejarah dan jati diri Manchester United, semua hal yang diwariskan klub ini, lalu meningkatkannya sejauh yang kami bisa. Kami harus melihat apa yang bisa membuat kami lebih baik dan membantu pemain berkembang lebih jauh,” ujar Torpey.
Torpey menjelaskan, fokus utamanya di awal masa kepemimpinannya adalah memperkuat fondasi akademi yang bermarkas di Kompleks Pelatihan Carrington, Greater Manchester.
Menurutnya, pondasi yang kokoh menjadi syarat utama sebelum melangkah ke target-target yang lebih tinggi.
Ia mengakui tugas yang diemban bukan perkara mudah, namun hal tersebut justru menjadi tantangan yang ingin ia jawab.
Di masa mudanya, Torpey sempat berkarier sebagai penyerang di sejumlah klub kecil seperti Port Vale, Stalybridge Celtic, hingga Fleetwood Town.
Pengalaman itu menjadi bekal tambahan dalam memahami lika-liku perjalanan pemain muda menuju level profesional.
Torpey menegaskan, dirinya ingin mempertahankan bahkan meningkatkan standar tinggi yang selama ini melekat pada akademi Manchester United, yang dikenal sebagai salah satu akademi tersukses di Inggris dan Eropa.
Torpey mengungkapkan, ada satu pertanyaan mendasar yang selalu ia gunakan sebagai acuan dalam menjalankan perannya di akademi.
“Bagaimana kami bisa membuat para pemain muda ini menjadi lebih baik?” ucapnya.
“Pada akhirnya akan kembali ke pemikiran kritis seperti itu. Penting untuk mempertanyakan hal-hal yang benar sambil terus mengembangkan aspek-aspek yang diperlukan,” lanjutnya.
Menurut Torpey, pendekatan ini membuat staf akademi tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi terus mengkaji metode, kurikulum, dan pendekatan pembinaan agar sesuai dengan tuntutan sepak bola modern.
Selain sisi teknis dan filosofi, Torpey menilai peningkatan fasilitas juga memegang peranan penting dalam pengembangan pemain muda.
Manchester United sendiri baru saja merampungkan renovasi besar Kompleks Pelatihan Carrington pada awal Agustus 2025.
Fasilitas baru yang modern tersebut diharapkan dapat menunjang pembinaan pemain usia muda secara maksimal.
“Penting bagi kami mengamati, mengevaluasi dan mengeksekusi pembangunan fasilitas baru. Fasilitas itu akan membantu kami menjaga kualitas kerja jangka panjang, mungkin 10, 15, 20 tahun ke depan, dalam pengembangan pemain muda ini,” ujar Torpey.
“Kami berharap fasilitas itu membantu kami mendukung lebih banyak pemain akademi ke tim utama Manchester United,” tambahnya.
Rekam jejak Stephen Torpey di dunia akademi menjadi salah satu alasan Manchester United merekrutnya.
Ia memulai kiprahnya di tim muda Liverpool pada 2008–2014, kemudian bergabung dengan akademi Manchester City, klub yang juga dikenal gencar membina bakat-bakat muda.
Setelah itu, Torpey melanjutkan kariernya di akademi Brentford sebelum akhirnya berlabuh di Manchester United pada Agustus 2025.
Dengan kombinasi pengalaman, filosofi pembinaan yang jelas, dan dukungan fasilitas Carrington yang baru direnovasi, harapan publik kini tertuju pada Torpey untuk mengembalikan tradisi Manchester United dalam mempromosikan talenta-talenta akademi ke tim utama, sebagaimana generasi Class of ‘92 dan bintang-bintang muda lainnya yang lahir dari rahim akademi Setan Merah.
Load more