Reaksi Suporter Manchester United Usai Pemecatan Ruben Amorim
- Reuters/Phil Noble
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Manchester United untuk mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim memicu gelombang reaksi dari para suporter di media sosial. Pernyataan resmi klub yang dirilis pada awal pekan ini langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform sosial media.
Sebagian suporter menyatakan kecewa dan terkejut atas keputusan tersebut. Mereka menilai Amorim belum mendapatkan waktu yang cukup untuk membangun tim secara menyeluruh, terlebih setelah berhasil membawa MU ke final Liga Europa di Bilbao pada Mei lalu.
“Bawa kami ke final Eropa tapi tetap dipecat? Sulit diterima,” tulis seorang penggemar di kolom komentar Instagram Manchester United. K
“Masalah MU bukan cuma pelatih. Ganti pelatih lagi tidak akan menyelesaikan semuanya," tulis komentar lainnya.
Namun, tidak sedikit pula fans yang mendukung langkah manajemen. Posisi MU yang masih tertahan di peringkat keenam Premier League dianggap belum sesuai ekspektasi klub sebesar Manchester United.
“Finis keenam itu bukan standar MU. Kalau manajemen merasa ini waktu yang tepat, mungkin mereka punya pertimbangan sendiri,” tulis seorang warganet di X. Ada juga yang berkomentar,
“Kami butuh hasil instan di liga. Perubahan ini berisiko, tapi bisa jadi perlu,” tulis komentar lainnya.
Nama Darren Fletcher yang ditunjuk sebagai pelatih sementara juga tak luput dari sorotan. Banyak suporter berharap legenda klub tersebut mampu memberi dorongan moral menjelang laga kontra Burnley.
“Semoga Fletcher bisa menyatukan ruang ganti dulu. Soal taktik bisa menyusul,” tulis penggemar lainnya.
Di sisi lain, sebagian besar komentar tetap menyampaikan respek kepada Ruben Amorim. Ucapan terima kasih dan doa untuk kariernya ke depan membanjiri media sosial.
“Terima kasih Ruben. Final Eropa itu momen langka untuk kami belakangan ini. Semoga sukses di klub berikutnya,” tulis seorang pendukung di akun Instagram pribadi Ruben Amorim.
Pemecatan Ruben Amorim kembali menegaskan betapa besarnya tekanan di kursi pelatih Manchester United. Kini, fokus suporter beralih pada laga terdekat dan harapan agar perubahan ini benar-benar membawa MU ke arah yang lebih baik di sisa musim Liga Inggris.
Load more